Lima Pintu Masuk Kota Sumbawa Dijaga Ketat

oleh -125 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (31/12/2020)

Malam pergantian tahun 2020-2021, Kepolisian Resor Sumbawa mengerahkan ratusan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait untuk menjaga kondusifitas dan mencegah terjadinya kerumunan di malam perayaan tahun baru, Kamis (31/12/2020).

Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK yang dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas, IPTU Sumardi S.Sos menyebutkan sebanyak 206 personel gabungan diterjunkan pada malam pergantian tahun. Selain personel itu akan ada puluhan personel gabungan dari instansi terkait yang juga akan ikut bergabung. Pelaksanaan dimulai pada pukul 19.30 Wita diawali dengan kegiatan apel bersama di Mapolres Sumbawa.

Dalam keterangannya, Kasubbag Humas mengatakan seluruh personel tersebut dibagi dalam beberapa titik sesuai dengan plotingan yang telah ditentukan untuk melakukan penyekatan dan pembatasan kendaraan atau masyarakat yang akan masuk ke dalam kota.

Ada 5 titik pintu masuk ke Kota Sumbawa yang dijaga ketat dan dirazia. Para pengguna jalan atau pengendara diperiksa mulai dari identitas diri, kelengkapan kendaraan, protokol kesehatan hingga pengecekan knalpot racing dan senjata tajam. “Selain melakukan penyekatan dengan cara razia, nantinya juga akan dilaksanakan patroli mobile dalam skala besar sekaligus memberikan himbauan dan tindakan tegas terhadap masyarakat yang masih melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa,” terang Iptu Sumardi.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Labangka ini menjelaskan, untuk menindaklanjuti Maklumat Kapolri dan Surat Edaran Bupati Sumbawa terkait Libur Natal 2020 dan pergantian tahun baru 2021, segala bentuk kegiatan yang bersifat keramaian tidak diizinkan. Hal ini juga mengingat Kabupaten Sumbawa berada di zona merah dengan jumlah pasien terpapar covid-19 mencapai 196 orang dan meninggal 44 orang. Kabupaten Sumbawa masuk 12 besar kabupaten se-Indonesia kasus positif covid-19 tertinggi. “Sesuai dengan kesepakatan bersama yang telah dibuat dengan para pelaku usaha, bahwa seluruh kegiatan perayaan malam tahun baru wajib tutup pukul 21.00 Wita serta wajib menerapkan protokol kesehatan. Jika melanggar sanksi tegas akan menanti,” tandasnya. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Bobol Rumah, Dua Warga Pagesangan Dibekuk Polisi