Setahun Buron, Pulang Kampung Ancam Warga, Residivis Diringkus

oleh -825 views

MATARAM, samawarea.com (23/12/2020)

Setahun masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Gunungsari, HM alias Pesot (23 tahun) warga Desa Sesela, Kecamatan Gunungsari Lombok Barat berhasil diringkus Satreskrim Polresta Mataram. Pesot setahun lalu berhasil kabur saat akan dilimpahkan (tahap dua) oleh Polsek Gunungsari dalam kasus pencurian dengan pemberatan (curat). “Setelah kami tangkap di rumahnya wilayah Gunung Sari, tersangka langsung kami serahkan ke kejaksaan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa, Selasa (22/12/2020).

DPRD

Sebelumnya Pesot ditangkap dalam kasus pencurian handphone seharga Rp 500 ribu di sebuah Laundry. Pelaku beraksi di Bulan Januari 2020. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku melarikan diri ke Pulau Jawa dan Bali. Dalam pelariannya, pelaku bekerja sebagai pekerja bangunan. Merasa aman dan sudah lama bekerja di luar daerah, tersangka akhirnya pulang ke Lombok Barat. Sekembalinya dari pelarian, bukannya bertobat, tersangka semakin berulah membuat warga kampungnya resah. Di bawah pengaruh minuman beralkohol, Pesot kerap mengancam warga menggunakan senjata tajam (sajam). Bahkan ada warga yang sempat dianiaya hingga terluka. “Pelaku ini seorang residivis dan sudah tiga kali ditangkap,’’ kata Kadek.

Akibat perbuatannya, Pesot tidak hanya terancam dijerat dengan pasal 363 KUP tentang pencurian, tapi juga pasal ayat 2 ayat (1) Undang-undang Darurat tahun 1951 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. ‘’Karena dia kerap menggunakan dan membawa sajam dan sudah meresahkan warga. Kami sangkakan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat tahun 1951,’’ tegas Kadek. (SR)

 

DPRD DPRD
Baca Juga  Sembunyi, Tertangkap di Atas Loteng