Gubernur NTB Bantu Penderita Bocor Ginjal di Empang

oleh -71 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21/12/2020)

Intensitas pengaduan kondisi Sosial dan Kesehatan masyarakat Kabupaten/Kota di Provinsi NTB ‘membanjiri’ laman media sosial (medsos) seputaran NTB. Dengan harapan ada sentuhan kebijakan langsung dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Respon progresif Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc, terus bergulir. Acapkali ditandai dengan tindaklanjut secara cepat dan nyata. Hal ini terbukti sepanjang tahun 2020 reaksi penjangkauan dan pengecekkan di lokasi dan penyerahan bantuan. Upaya ini didukung jajarannya yang bersinggung langsung dengan case (kasus) yaitu Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Provinsi bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Sinergitas aksi respon cepat ini tentunya menumbuhkan semangat gotong royong para abdi Negara dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Terkhusus kondisi masyarakat yang belum disentuh kebijakan reguler kepemerintahan. Ini sejalan dengan visi dan misi  Pemerintahan Zul-Rohmi.

Sehari sebelumnya, Minggu (20/12/2020) Debi Puspitasari, Anak Sumbawa Penderita Anemia Dibantu Bang Zul dengan sejumlah dana, untuk meringankan beban keluarga saat melakukan pendampingan pemeriksaan kesehatan bagi anak berusia dua belas tahun tersebut. Sejurus kemudian pengaduan di medsos terus mengalir. Kali ini, Senin (21/12) Zainuddin (21) penderita Bocor Ginjal asal RT 007 RW 003 Dusun Bonto Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa diberikan bantuan sejumlah dana. Bantuan itu melalui Dinas Sosial Provinsi NTB yang diantar langsung oleh Pilar Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa yaitu Koordinator dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI di Sumbawa di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa. “Berdasarkan pengaduan di medsos, Gubernur langsung respon. Meminta Dinsos Provinsi melakukan assesment dan diberikan sejumlah dana untuk meringankan beban keluarga Zainuddin,” Ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik S.Sos MH pada siaran Pers Senin (21/12) siang.

Baca Juga  Pemrov NTB Komit Lindungi Pekerja dan Buruh Migran

Khalik mengatakan, bantuan diterima langsung oleh orang tuanya bernama Muhtar yang saat itu mendampingi anaknya di ruang Perawatan RSUD Sumbawa. Dari hasil asesment Zainuddin adalah putra dari pasangan suami-istri (Muhtar-Nurjanah. Zainudin merupakan putera pertama yang lahir di Empang, 29 Maret 2001.

Mengutip cerita keluarga, sambung mantan Kalak BDBD Provinsi ini, hasil diagnosa dokter, Zainudin menderita Bocor Ginjal dan mengalami pembengkakan di sekujur tubuh. Pernah mendapatkan penanganan medis di RSUD Sumbawa. Lantas, karena kondisinya kian parah, tim medis menyarankan untuk dirujuk pengobatan lanjutan di RSUP Mataram. Namun keluarga belum bisa menindaklanjutinya karena kendala ekonomi keluarga. “Hingga saat ini, Zainudin masih dirawat di RSUD Sumbawa. Terhitung delapan bulan terbaring lemas,” kutip pria pencetus buku JPS Gemilang ini.

Secara terpisah, Koordinator PKH Kabupaten Sumbawa, Mardinawan SE menuturkan, orang tua Zainudin merupakan salah seorang penerima bantuan sosial PKH Kemensos RI dan BPJS Kesehatan. Bantuan PKH tidak cukup mendukung biaya pengobatan yang cukup besar, meski BPJS kesehatan telah ikut membantu.

Bantuan dari Bang Zul—sapaan Gubernur, telah diterima dengan baik oleh Muhtar selaku orang tua Zainudin. Keluarganya sangat terharu mendapat dukungan dari orang nomor satu di NTB itu. “Terimakasih Pak Gubernur dan Kepala Dinas Sosial Provinsi. Bantuan telah diterima dan akan dimanfaatkan dengan baik,” ungkap orang tua Zainuddin yang dikutip Mardinawan. (SR)

bankntb DPRD DPRD