Tidak Pernah Rilis Data Pilkada, KPU Sumbawa Minta Tunggu Hasil Rapat Pleno

oleh -224 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15/12/2020)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap menunggu keputusan resmi KPU untuk hasil Pilkada Sumbawa 2020 melalui Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tingkat Kabupaten. Himbauan ini disampaikan untuk menyikapi berkembangnya berbagai versi data informasi dari berbagai sumber atas hasil perolehan suara Paslon Pilkada Sumbawa. “Insyaa Allah Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tingkat Kabupaten akan kami laksanakan pada Hari Rabu, 16 Desember 2020 sesuai tahapan rekapitulasi dalam PKPU 5 tahun 2020, bertempat di Ballroom Hotel Sernu Raya,” kata Kadiv Parmas dan SDM KPU Sumbawa, M Ali S.IP, Selasa (15/12).

DPRD

Pihaknya ungkap Ali, sudah melakukan rekap hasil perolehan suara pasangan calon secara berjenjang dari tingkat TPS oleh KPPS, lanjut ke tingkat kecamatan oleh PPK. Kemudian tingkat KPU kabupaten sekaligus penetapan perolehan suara masing-masing pasangan calon. “Kita harapkan masyarakat tidak terlalu berspekulasi dan bias persepsi dalam menanggapi hasil tabulasi data perolehan suara sementara yang dirilis oleh banyak pihak, yang walaupun data yang berkembang sumbernya dari C. Hasil KWK TPS atau D. Hasil KWK kecamatan. Tapi itu belum final karena masih ada proses rekapitulasi manual tingkat kabupaten sesuai dengan D. Hasil KWK kecamatan,” tandasnya.

Baca Juga  Masjid Jami’ Praya Segera Dibangun

Ali tegaskan informasi-informasi menyangkut data hasil perolehan suara semua pasangan calon yang berkembang saat ini, bukan hasil tabulasi data dari KPU Sumbawa. Pihaknya tidak pernah menyebarkan informasi perolehan suara pasangan calon. “Yang kami lakukan hanya tabulasi jumlah pengguna hak pilih untuk mengukur partisipasi pemilih yang mencapai 82.42℅ pada Pilkada Sumbawa tahun 2020. Angka Partisipasi tertinggi selama dekade Pilkada di Sumbawa,” jelasnya.

Jikapun nanti ada perbedaan data perolehan suara di Website Pilkada 2020 KPU RI dengan D. Hasil KWK kecamatan saat ini, Ali menyatakan tetap mengacu pada D. Hasil KWK sesuai yang telah ditetapkan di tingkat kecamatan. Secara teknis sesuai dengan PKPU 19 tahun 2020, Form D. Hasil KWK kecamatan akan dibacakan dan disandingkan dengan data perolehan suara dari Sirekap Web. Apabila ada perbedaan data, maka KPU Sumbawa memastikan untuk melakukan pembetulan pada data Si Rekap Web disesuaikan dengan hasil yang ada di D. Hasil KWK kecamatan masing-masing baik itu data pemilih, pengguna hak pilih, suara sah, suara tidak sah, perolehan suara masing-masing pasangan calon hingga akumulasi jumlah perolehan suara dari semua pasangan calon. “Kami yakin masyarakat Sumbawa bijak, tidak terbawa perasaan dengan alunan data-data yang sifatnya masih belum final, nanti hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten baru final. Kami juga dalam melaksanakan tugas sangat menjaga integritas sebagaimana syarat kami bekerja,” pungkasnya. (SR)

DPRD DPRD