Redesign Jembatan Brang Biji Antar UTS Runner-up se-NTB

oleh -260 views

Lomba Maket Perguruan Tinggi

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8/12/2020)

Satu lagi prestasi kembali ditorehkan Elang Muda UTS (Universitas Teknologi Sumbawa). Kali ini datang dari Tim Impostor Teknik Sipil UTS yang keluar sebagai runner-up pada Lomba Maket Perguruan Tinggi se-NTB dalam rangkaian kegiatan Civil Zone Universitas Mataram. Lomba Maket yang mengusung tema “Infrastruktur Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan” ini dilaksanakan belum lama ini.

Tim Impostor UTS beranggotakan Rizki Sucitra (Teknik Sipil, 2018), Teguh Dwi Jauhari Umar (Teknik Sipil, 2018), dan Rizaldi (Teknik Sipil, 2019) yang dibimbing langsung oleh Dr. Kahar Karim dan Hermansyah, ST, MT (Dosen Teknik UTS) mengikuti lomba permodelan infrastruktur dengan visualisasi dalam bentuk maket dengan memilih sub tema jembatan. Tim Impostor UTS ini melakukan redesign Jembatan Brang Biji, Sumbawa.

Teguh sapaan akrab Ketua Tim mengatakan, memilih redesign Jembatan Brang Biji dengan konsep arsitektural menyerupai Istana Dalam Loka. Kemudian perencanaan Taman Barereng yang terletak di samping jembatan dengan memanfaatkan lahan non produktif di daerah bantaran sungai sebagai bentuk pembangunan berkelanjutan. Lomba yang diikuti ini ungkap Teguh, dilakukan beberapa tahap, yakni penilaian maket dan presentasi konsep dengan beberapa penilaian. Di antaranya, Konsep Bangunan, Realisasi Struktural, Nilai Estetika, Penilaian Maket, dan Presentasi. Dari penilaian ini terungkap pemenangnya yakni juara 1 Tim Archi1st (Arsitek-Unram), juara 2 Tim Impostor (Teknik sipil-UTS), dan juara 3 Tim Malkist (Teknik Sipil-Unram).

Baca Juga  NTB akan Jalankan Pedoman Pembelajaran di Masa Pandemi

Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D memberikan selamat kepada Tim Impostor. Ia berharap ke depan Elang Muda UTS terus mencoba berbagai kegiatan positif semacam ini. “Selamat kepada Teknik Sipil, Tim Impostor. Kami sangat bangga mendengar kabar ini. Ternyata anak-anak teknik tidak kalah hebat dengan rekan-rekan sejawatnya. Mengikuti lomba seperti ini bisa mengasah ide kreatif, dan terpenting bisa menjadi wadah belajar langsung anak Sipil menerapkan ilmu yang telah dipelajari secara langsung,” tandas Bang Irul—sapaan Rektor muda ini. (SR)

 

iklan bapenda