Kabar Baik Bagi ASN Sumbawa, Tidak Ada Lagi Mutasi

oleh -653 views
Foto ini diambil sebelum Covid

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8/12/2020)

Suhu politik di Kabupaten Sumbawa jelang hari pencoblosan kian hangat. Siapa yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa terpilih akan terjawab dalam hitungan jam sejak malam ini. Pembicaraan seputar Pilkada menjadi topic yang dibicarakan masyarakat di setiap pojok kota dan desa. Mulai dari isu money politic, program-program paslon, hingga hak dan kewajiban Bupati Sumbawa yang kebetulan ikut menjadi peserta Pilkada. Ada yang beranggapan Bupati selepas cuti kampanye Pilkada 2020 ini masih memiliki wewenang untuk melakukan mutasi Aparat Sipil Negara (ASN). Rupanya poin ini menjadi perdebatan sengit di kalangan masyarakat awam, bahkan sejumlah oknum ASN di lingkup Pemkab Sumbawa.

Untuk menjawab kegamangan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumbawa, Syamsihidayat SIP yang ditemui wartawan, menegaskan bahwa Bupati tidak diperbolehkan lagi melakukan mutasi pejabat dari sebelum penetapan pasangan calon dan 6 bulan setelah penetapan calon terpilih.

Dalam Pasal 71 ayat 2 Undang-undang No. 10 Tahun 2016 disebutkan, melarang gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan wali kota atau wakil wali kota melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

Syamsi menegaskan, bahwa pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 71 Ayat (2) dan Pasal 71 Ayat (3) sebagaimana diatur dalam Pasal 71 Ayat (5), akan dikenakan sanksi berupa pembatalan petahana sebagai calon oleh KPU Kabupaten. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Komisi III dan IV Bahas Soal Ranperda SPBA dan Pengelolaan Sampah