Semua Sekolah di Sumbawa Siap KBM Tatap Muka di Januari 2021  

oleh -239 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4/11/2020)

Semua sekolah di bawah kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 mendatang atau bertepatan dengan semester genap. Kesiapan ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa Pandemi Covid-19. “Kami sudah siap menghadapi rencana pembelajaran tatap muka secara kseluruhan ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa, H. Sahril S.Pd., M.Pd, Kamis (3/12).

DPRD

Mengenai kesiapan ini, Haji Sahril menyatakan sudah jauh hari sekolah di Sumbawa khususnya jenjang SD dan SMP sudah melakukan simulasi dan ujicoba tatap muka new normal selama pandemi. Ini menjadi modal utama untuk memberlakukan proses KBM tatap muka secara keseluruhan pada sememster genap nanti. “Alhamdulillah kita di Sumbawa sudah siap menyonsong itu,” ujarnya.

Meski 4 menteri sudah mengeluarkan SKB lanjutnya, proses KBM tatap muka secara keseluruhan di semester genap, kewenangannya tetap diserahkan ke Pemda masing-masing. Artinya, tidak dilakukan secara serentak di Bulan Januari 2021 mendatang. Menurutnya, pembenahan dan pemantapan tentang protokol kesehatan harus menjadi perhatian bersama. Apalagi saat ini, trend kasus Covid-19 termasuk di Kabupaten Sumbawa, cenderung meningkat akibat ketidak-disiplinan dalam penerapan protokol kesehatan. “Penerapan protokol kesehatan ini yang perlu kita mantapkan lagi. Tentu kita tidak ingin ada klaster sekolah. Jadi proses KBM di semester ganjil ini terus kita evaluasi,” tandasnya.

Baca Juga  BOS Triwulan IV 474 Sekolah di Sumbawa Sudah Cair

Ia berharap proses KBM di semester genap mendatang sudah normal kembali. Ini bisa dicapai dengan satu komitmen, yakni harus selalu disiplin menerapkan protocol kesehatan. Sekolah, guru dan siswa harus menjadi garda terdepan dalam memberi contoh kepada masyarakat dalam penerapan protocol kesehatan ini. (SR)

DPRD DPRD