Mabuk Miras Bonceng Tiga, Satu Tewas di Tanjakan Setan

oleh -313 views

DOMPU, samawarea.com (4/12/2020)

Tanjakan Jurang Setan di Jalan Lintas Pekat-Beringin Jaya, Desa dan Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, kembali makan korban. Satu orang tewas dan dua lainnya terluka parah dalam kecelakaan yang terjadi Kamis (3/12/2020) malam pukul 22.30 Wita. Korban tewas ini adalah Nabil alias Rian (17) Desa Nangamiro Kecamatan Pekat, sedangkan korban luka-luka, Fauzi (15) dan Anjas (18)—keduanya warga Desa Kananga Kecamatan Tambora.

Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, AIPTU Hujaifah dalam keterangan persnya, Jumat (4/12/2020) menjelaskan sebelum kejadian, para korban berboncengan tiga mengendarai sepeda motor pretelan tanpa nomor polisi melaju dari arah Desa Sorinomo menuju Desa Kananga. Ketiganya diduga dalam keadaan mabuk miras. Saat menuruni Tanjakan Jurang Setan, laju kendaraan tak bisa dikendalikan, membuat ketiganya terjungkal dan terhempas di aspal. Tidak ada saksi yang melihat jelas kejadian tersebut. Namun pengakuan salah satu korban, Anjas bahwa sepeda motornya bertabrakan dengan truk. Sementara korban lainnya, Fauzi mengatakan tidak bertabrakan dengan kendaraan lain melainkan out off control (kecelakaan tunggal). Anjas saat itu sebagai pengendara, Nabil duduk di tengah, dan Fauzi paling belakang. Akibat kejadian itu Nabil meninggal di tempat kejadian perkara

karena mengalami luka cukup serius di kepala bagian kanan. Anjas menderita patah tulang paha sebelah kiri, patah tangan sebelah kiri dan luka lecet di kepala. Fauzi mengalami patah tulang tangan sebelah kiri dan luka lecet di beberapa bagian muka, tangan dan kaki. Kini keduanya dirawat di Puskesmas Calabai, sementara korban meninggal (Nabil) langsung dibawa keluarganya ke rumah duka.

Baca Juga  Bolos Sekolah, 10 Pelajar Diangkut Satpol PP

Kapolsek Pekat IPDA Muh. Sofyan hidayat, S.Sos yang sedang melaksanakan patroli cipkon langsung menuju TKP. Terlihat tiga orang korban tergeletak di aspal dan tidak bisa bergerak dan sedang dikelilingi warga sekitar. Setelah dilakukan pengecekan, ketiga korban dalam keadaan luka berat dan salah satunya meninggal dunia. Hasil olah TKP yang diperkuat dengan keterangan korban, dugaan sementara kecelakaan tersebut terjadi akibat mabuk miras. Kendaraan melaju kencang dan sempat menabrak batu besar (deker) yang berada di pinggir jalan. (SR)

iklan bapenda