Komisioner KPU Sumbawa Negatif Covid, 10.272 Penyelenggara Adhoc Dirapid-test

oleh -93 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (1/12/2020)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa memastikan seluruh penyelenggara pemilu sehat dan bebas dari Covid-19 sebelum pemilihan tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Hal ini dibuktikan dengan Swab test dan Rapid test terhadap 34 jajaran komisioner dan staf kesekretariatan KPU Sumbawa serta 10.272 penyelenggara adhock. Untuk jajaran komisioner dilaksanakan Kamis (26/11/2020) lalu, dilanjutkan dengan rapid test 10.272 orang penyelenggara adhock. Terdiri dari 192 PPK, 990 PPS, 7.070 KPPS dan 2.020 Petugas Ketertiban TPS. Mereka dirapid test pada 27–29 Novomber kemarin serentak di 25 puskesmas lingkup 24 kecamatan.

Sekretaris KPU Sumbawa, Lahmuddin SE yang ditemui belum lama ini mengatakan, swab test terhadap jajaran KPU ini dilakukan berdasarkan regulasi, mengingat mobilitas mereka yang cukup banyak. Hasil swab test jajaran KPU ini dinyatakan negatif. Sedangkan penyelenggara adhock sedang dalam proses rapid.

Terhadap mereka yang tidak sempat hadir, sambung Bang Judas—sapaan akrabnya, diharapkan melakukan rapid test tanggal 30 November dan seterusnya. Sehingga dipastikan seluruh penyelenggara (10.272 orang) non reaktif pada 9 Desember mendatang. “Sampai sekarang hampir 70 persen yang sudah terlayani Rapid Test. Kami masih menunggu informasi. Bila memang dinyatakan reaktif, maka pihaknya akan menyiapkan pengganti. Bila berdasarkan analisis dari analis kesehatan belum terlalu mengarah ke Covid, maka akan dilakukan rapid test ulang. Kalau memang hasilnya masih reaktif, maka itu sudah menjadi ranah atau regulasi pemerintah terhadap masyarakat yang hasilnya reaktif untuk melakukan swab test,” jelasnya, seraya berharap sebelum 9 Desember sudah mendapatkan hasilnya dan pastinya yang diijinkan untuk bekerja 9 Desember nanti adalah mereka yang hasil rapid testnya non reaktif.

Baca Juga  Rastra Dihapus, Disos Sosialisasi BNPT Sebagai Gantinya

Tak hanya itu, lanjut Bang Judas, untuk memastikan keselamatan penyelenggara dan masyarakat, KPU Sumbawa akan membatasi interaksi penyelenggara dengan masyarakat pemilih. Pihaknya menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) pada saat mereka bekerja di TPS. Di TPS juga akan disiapkan masker sekali pakai, termogan, tempat cuci tangan, tisu, sarung tangan plastik dan karet. Bahkan di setiap TPS, KPU akan menyiapkan baju Hazmat bagi pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat Celcius. Mereka akan diberikan kesempatan untuk memilih di bilik khusus yang telah disiapkan. (SR)

iklan bapenda