Jarot-Mokhlis Lumat Pertanyaan Husni-Ikhsan Soal Pangan

oleh -329 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29/11/2020)

Pangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa bernomor urut 5, Jarot—Mokhlis memberikan jawaban cukup sistematis dan cerdas ketika pasangan calon nomor 1, Husni—Ikhsan memberikan pertanyaan soal pangan. Pada Debat Putaran Kedua Paslon Pilkada yang digelar KPU Sumbawa belum lama ini, Husni—Ikhsan meminta Jarot—Mokhlis menyampaikan strategi apa yang akan dilakukan untuk memastikan stok pangan di masa pandemi dan bagaimana strategi untuk menjamin harga-harga komoditas tidak melambung tinggi. Sebab menurut Husni—Ikhsan di masa-masa pandemic kebutuhan terkadang meningkat, tapi di satu sisi ketersediaan stok pangan yang kemudian menyebabkan harga melambung. “Bagaimana strategi saudara jika terpilih nanti, mengendalikan harga-harga yang kemungkinan melambung itu,” tanya Husni—Ikhsan.

DPRD

Menjawab hal itu, Calon Bupati Haji Jarot menegaskan bahwa menjaga kestabilan atau stok pangan di masa pendemi sangat penting. Sumbawa adalah daerah yang mayoritas pertanian dengan komoditas utama adalah jagung dan padi. Pandemi Covid tidak signifikan mengganggu stok dua komoditas tersebut. Jika terpilih, Jarot Mokhlis akan memastikan di semua lokasi atau desa memiliki produksi padi dan jagung yang cukup. Untuk mendukung hal itu, Jarot Mokhlis akan menjamin penyediaan sarana produksi baik bibit, pupuk, maupun obat-obatan. Memang diakui Jarot—Mokhlis, hasil produksi pertanian di Sumbawa cukup melimpah namun tidak diiringi dengan kestabilan harga. Terkadang hasil panen melimpah harga jagung dan padi anjlok, sehingga petani tidak memperoleh keuntungan signifikan. Untuk mengatasinya Jarot—Mokhlis akan membangun industri yang berbasis pertanian di Sumbawa. Industri pertanian akan menjamin kestabilan harga baik harga jagung maupun harga padi.

Baca Juga  Situasi Pasca Pilkades Aman dan Terkendali

Ditambahkan Haji Mokhlis Calon Wakil Bupati bervisi Sumbawa Maju ini, bahwa kata kunci dari industri pangan adalah nilai tambah hasil pertanian. Di antaranya mendorong industri pertanian. Selain itu mendorong dan menfasilitasi anak muda untuk terjun di dalam agribisnis dengan cara memberikan mereka pelatihan baik teknis maupun manajemen bagaimana berbisnis di bidang pertanian sehingga industri pangan itu tetap terjaga di Kabupaten Sumbawa.

Jarot—Mokhlis juga akan bekerjasama dengan Bulog menjaga agar stok pangan tetap terpenuhi serta melakukan langkah-langkah taktis untuk mengendalikan harga pangan. “Kita harus memastikan bahwa di Gudang Bulog stok pangan kita harus selalu surplus atau tersedia sampai 6—7 bulan ke depan. Sebab produksi pangan khususnya beras kita jauh melampaui jumlah kebutuhan pangan masyarakat,” pungkasnya. (JEN/SR)

DPRD DPRD