Perahu Terbalik, Dua Nelayan Diselamatkan Polisi

oleh -67 views

LOMBOK BARAT, samawarea.com (28/11/2020)

Dua nelayan Dusun Kerandangan Senggigi, Senggigi Kecamatan Batu Layar, berhasil diselamatkan. Keduanya terjebak di Perairan Senggigi setelah perahunya terbalik, Sabtu (28/11). Anggota Polsek Senggigi dibantu Satuan Polairud Polres Lobar, mengevakuasi keduanya. Nelayan ini adalah Sahman (28) dan Arfah (29).

Kapolsek Senggigi AKP Bowo Tri Handoko, SE., SIK mengatakan, karamnya perahu nelayan di Perairan Senggigi ini terjadi di tengah malam. Berawal sekitar pukul 21.00 Wita, kedua korban pergi memancing dan menurunkan perahunya di depan Hotel Pasific. “Sekitar 500 meter dari pantai, korban menurunkan jangkar, karena tertarik oleh jangkar perahu yang mereka naiki mengakibatkan perahu terbalik. Panik atas kejadian yang menimpa mereka, kedua korban berusaha meminta pertolongan dengan cara berteriak dan menyalakan senter yang mereka bawa. Beruntung teriakan para korban ini didengar oleh salah seorang warga yang berjualan jagung bakar di jalan raya sebelah barat Hotel Sheraton. Kemudian penjual jagung bakar tersebut menuju Polsek Senggigi untuk melaporkannya. “Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami segera bertindak, berkoordinasi dengan Sat Polair Polres Lobar,” terangnya.

Kemudian Kasat Polair Polres Lobar IPTU Turmizi segera mengerahkan personelnya yang telah disiagakan di Pos Polair Dermaga Senggigi. “Bersama anggota kami, Satpolair melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Sekitar pukul 22.40 Wita kedua korban berhasil dievakuasi ke darat dalam keadaan selamat,” imbuhnya.

Baca Juga  Tuntut Pesangon, Eks Karyawan MAF Tempuh Jalur Hukum

Atas kesigapan personel Polsek Senggigi dan Sat Polairud Polres Lobar, kata Bowo—akrab mantan Kasatlantas Sumbawa ini disapa, dipastikan dua korban tidak mengalami luka-luka ataupun masalah lainnya. “Kegiatan Evakuasi berjalan dengan aman dan lancar, namun demikian diharapkan kepada para nelayan untuk tetap wasapada bila melaut, apalagi cuaca akhir-akhir ini tidak menentu,” tutupnya. (SR)

iklan bapenda