Tangani Infrastruktur Jalan, Mo-Novi Perkuat Sinergitas dengan Pusat dan Pemprov

oleh -87 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26/11/2020)

Masih ada beberapa desa dan kecamatan yang terisolir. Pasalnya, tidak tersedianya infrastruktur jalan yang memadai. Seperti dialami masyarakat di Kecamatan Orong Telu dan Kecamatan Batu Lanteh. Pada Sesi kedua Debat Publik Paslon Pilkada Sumbawa yang digelar KPU, Rabu (25/11/2020) malam, Pasangan Drs. H. Mahmud Abdullah—Dewi Noviany M.Pd (Mo—Novi) diminta untuk mengemukakan strateginya dalam mengatasi masalah akses transportasi di Kabupaten Sumbawa.

Calon Wakil Bupati nomor urut 4, Dewi Noviany yang akrab disapa Novi, menjelaskan untuk mempercepat infrastruktur jalan, adalah memastikan penegasan hak atas lahan-lahan potensial. Status tanahnya harus jelas. Kemudian mengusulkan perubahan status jalan dari jalan kabupaten ke provinsi. Selanjutnya pemerintah kabupaten harus bersinergi dengan pemerintah pusat dan propinsi untuk menyelesaikan masalah jalan, mengingat anggaran yang dibutuhkan sangat besar dan tidak cukup dengan mengandalkan dana APBD. Khusus infrastruktur jalan ke Orong Telu dan Batu Lanteh, pasangan dengan visi Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban ini berpendapat perlu dilakukan kajian khusus terkait topografi jenis tanah sehingga bisa ditentukan jenis konstruksi yang tepat untuk jalan. Sebab jalan ke daerah itu cukup terjal dengan medan yang sulit dan kerap terjadi longsor. “Dalam menangani jalan kabupaten ini, selain memperkuat sinergitas dengan pusat dan propinsi, juga akan memperkuat unit jalan yang saat ini dirasakan masih kurang,” timpal Calon Bupati yang dipanggil Haji Mo.

Baca Juga  Tutup Akses Wartawan, Ketua SMSI dan PWI Kecam Sikap KPU Sumbawa

Ditambahkan Haji Mo yang ditemui usai debat, bahwa pihaknya akan mempertahankan dan meningkatkan kondisi jalan dan jembatan. Panjang total jalan kabupaten mencapai 951,51 km. Jalan dalam kondisi mantap mencapai 69.27% (659.10 km) masih ada 30.73% (292.41 km) dalam kondisi belum mantap. Jumlah jembatan sebanyak 453 buah dengan total panjang 6143,01 meter, lebih dari 90% dalam kondisi baik, dengan kata lain masih ada 10% dalam kondisi yang perlu direhabilitasi. “Jika terpilih nanti, Pemerintahan Mo-Novi akan berupaya keras membangun sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk tetap mempertahankan kondisi jalan dan jembatan, serta meningkatkan panjang jalan mantap,” pungkasnya. (SR)

iklan bapenda