Hasil Ikhtiar Gaib, Jarot Mokhlis yang Dilantik, Daeng Karim: 54312

oleh -765 views
Daeng Karim bersama Irwandi Anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi Hanura

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (23/11/2020)

Daeng Karim kerap didatangi masyarakat yang ingin mencari peruntungan. Tidak saja calon kades dan Caleg, tapi juga Calon Bupati. Bukan hanya calon dari Sumbawa yang datang, dari luar Sumbawa pun menemuinya meminta untuk diterawang. Rumahnya di Dusun Ai Boro, Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa ini, kerap didatangi para calon ketika momen Pilkades, Caleg dan Pilkada. Namun pria yang bernama lengkap Daeng Andi Apu Karim DM ini tidak ingin disebut sandro atau paranormal, meski penerawangannya selama ini tidak pernah meleset. Bahkan untuk pemimpin Sumbawa pun, Ia bersama komunitas etnis Bugis yang tinggal pesisir tidak ingin salah pilih. Karena sekali memilih harus menang. Dengan ilmu yang diajarkan kakek buyutnya, Daeng Karim melihat secara gaib siapa pemimpin yang bakal dilantik. Hasil penerawangan inilah yang dijadikan dasar bagi masyarakat pesisir etnis Bugis untuk menentukan pilihan.

DPRD

Bagaimana dengan Pilkada Sumbawa ? paslon mana yang bakal dilantik dari hasil penerawangannya ?

Daeng Karim menyebutkan dari lima paslon, yang akan dilantik adalah Pasangan Jarot-Mokhlis. Pernyataan ini disampaikannya setelah melalui 5 kali penerawangan. Pada penerawangan pertama hingga ketiga, pasangan nomor 3 selalu berada di puncak. Pada penerawangan keempat posisinya berubah menjadi 53412. Ketika dilakukan penerawangan yang kelima sekaligus yang terakhir, posisinya menjadi 54312. Artinya nomor 5 berada di posisi pertama diikuti nomor 4 lalu 3,1 dan 2. Sedangkan jumlah suara yang diperoleh masing-masing Paslon, Daeng Karim mengaku belum mendeteksinya. “Awalnya dari penerawangan pertama sampai ketiga nomor 3 selalu di atas. Sampai-sampai saya kirim salam ke nomor 3. Jika hasil penerawangan keempat dan kelima masih nomor 3, kami menetapkan pilihan ke nomor 3. Tapi setelah diterawang lagi ternyata nomor 5 di atas, dan sekali lagi kami terawang masih tetap nomor lima. Karena itu menyatakan diri mendukung nomor 5 meski saya secara pribadi tidak mengenal sosok Haji Jarot atau Haji Mokhlis. Dan kami saling kenal ketika kami sudah memberikan dukungan,” bebernya.

Baca Juga  Debat Terbuka Paslon Pilkada Sumbawa, KPU Hadirkan 6 Panelis

Ia mengaku melakukan penerawangan ini sejak belum ada pilihan karena sudah menjadi tradisi bagi pihaknya untuk mencari seorang pemimpin melalui ikhtiar tersebut. Hasil penerawangan ini juga menjadi acuan bagi masyarakat pesisir etnis Bugis untuk menentukan pilihan atau dukungannya. Melakukan penerawangan untuk menentukan pilihan, ungkap Daeng Karim, bukan yang pertama, tapi sudah lama dilakukan. Baik pemilihan Kades, Caleg, Bupati dan Gubernur. Semua hasil penerawangannya selama ini tidak pernah meleset. Mulai dari JM dua periode, Husni-Mo, Zul Rohmi, dan beberapa kepala desa.

Dan belum lama ini, Calon Bupati Dompu, H. Syaifurrahman Salman SE. M.Si yang berpasangan dengan Ika Rizky Veryani (SUKA), mendatanginya. Kedatangan H Syaifurrahman bersama keluarganya untuk meminta Daeng Karim melihat secara mata bathin apakah Paket SUKA ini bisa mengikuti Pilkada pasca Paket SUKA tidak ditetapkan KPU sebagai Pasangan Calon. Dengan mantap Daeng Karim menyatakan Paket SUKA bisa mengikuti Pilkada dan itu ditentukan pada Hari Sabtu. Benar saja, Melalui sidang ajudikasi yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Dompu, Bawaslu Banwaslu, mengabulkan seluruh permohonan pasangan SUKA. Putusan itu ditetapkan pada Hari Sabtu, 10 Oktober 2020.

Menurut Daeng Karim, penerawangannya ini tidak pasti karena kepastian itu datang dari Allah SWT. Penerawangan yang dilakukan bagian dari ikhtiar dan kebiasaan mereka dalam mencari petunjuk untuk menentukan pilihan, meski selama ini tidak pernah gagal. “Semoga hasil penerawangan sekaligus arah pilihan kami kali ini tidak meleset. Intinya kami berkeyakinan bahwa yang dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa adalah pasangan Jarot Mokhlis,” cetusnya.

Baca Juga  PBB Dorong Kyai Zul Maju di NTB 1

Tentunya penerawangan ini, sambung Daeng Karim, harus diikuti dengan tindakan nyata. Mereka tidak berdiam diri untuk mewujudkannya. Salah satunya membentuk Sahabat Daeng. Di dalamnya tergabung semua masyarakat pesisir etnis Bugis yang telah menjadi warga Sumbawa. Mereka terus bergerak bukan hanya menjamah masyarakat lingkup etnisnya tapi juga para sahabat dan koleganya. (SR)

DPRD DPRD