Petani Ai Nunuk Yakin Jarot Mokhlis Mampu Atasi Harga Anjlok dan Minimnya Pasokan Air

oleh -161 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20/11/2020)

Selain ketersediaan pupuk dan bibit, petani juga dihadapkan dengan minimnya pasokan air dan harga hasil pertanian yang anjlok. Ini dikeluhkan para petani di Dusun Ai Nunuk Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir. Kepada wartawan, Jumat (20/11). Sugianto salah seorang petani setempat mengaku petani di wilayahnya sangat membutuhkan tercukupinya pasokan air bagi lahan mereka.

Selama ini pasokan air bagi lahan pertanian seluas ratusna hektar di Ai Nunuk berasal dari Bendungan Batu Bulan. Namun dengan kondisi debit air yang sudah menurun, membuat pasokan air hanya mampu mengairi sebagian kecil lahan pertanian. “Sebagian lahan pertanian di Desa Serading ini tidak maksimal mendapatkan pasokan air dari saluran irigasi. Sehingga kita berharap jika Jarot-Mokhlis menang bisa membantu kami dengan pengadaan sumur bor,” tandasnya.

Sumur bor ini lanjut Sugianto, bukan hanya untuk lahan pertanian tapi juga kepentingan para peternak. Di Ai Nunuk, ada beberapa kelompok tani dan kelompok ternak yang memiliki kepentingan yang sama. Karena itu mereka membutuhkan sedikitnya 7 titik sumur bor, agar kebutuhan air irigasi dan peternakan di Ai Nunuk dapat teratasi. “Kami sudah dengar ada program ini di 15 terobosan kemajuan Jarot—Mokhlis. Jadi kami yakin, harapan kami bisa diwujudkan pasangan bernomor urut 5 ini,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu Sugianto juga menyinggung masalah hasil pertanian. Gagal panen dan panen berlimpah tetap menjadi persoalan para petani. Jika gagal panen, petani akan merugi dan siap-siap hutang akan menumpuk. Sebaliknya jika panen berlimpah, harga pun anjlok. Untuk harga hasil pertanian ini, ia meyakini Jarot Mokhlis memiliki solusinya.

Baca Juga  Tetapkan DPS, KPU Sumbawa Gelar Rapat Pleno

Sementara Calon Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP dalam setiap kesempatan menyebutkan salah satu dari 15 terobosan kemajuan yang menjadi programnya, adalah membangun sarana pertanian seperti sumur bor, bendungan dan infrastruktur lainnya. Tapi kuncinya dari semua itu adalah ketersediaan anggaran. Karena itu ia berjanji akan mendatangkan dana APBN atau dana di luar APBD Sumbawa yang banyak. Selain itu mendatangkan banyak investor untuk berinvestasi. “Dengan uang yang banyak, maka apapun bisa dibangun. Dengan banyaknya investor, pembangunan cepat bergeliat,” tegasnya.

Mengenai anjloknya harga jagung dan padi, Haji Jarot menyatakan tidak ada jalan lain untuk mengatasinya kecuali mendatangkan atau membangun pabriknya di wilayah setempat. Dengan adanya pabrik, tidak hanya mendongkrak harga jagung tapi juga membuka lapangan kerja dan munculnya pertumbuhan ekonomi baru. Kemudian melakukan industrialisasi pertanian. Ini dimaksudkan agar petani memperoleh banyak untung. Sebab banyak hasil pertanian bukan jaminan untuk mendapatkan untung yang banyak. Fokus Jarot Mokhlis, bagaimana petani yang sebelumnya mendapat keuntungan 10 juta bisa menjadi 20 juta atau 30 juta. Jika tahun ini dirasakan tanam jagung merugikan akibat cuaca dan serangan hama, dapat disiasati dengan menanam tanaman pertanian lainnya yang sesuai dengan kondisi saat itu. “Intinya kami berupaya menjadikan petani lebih banyak mendapat untung,” tandas Calon Bupati yang mengusung Tagline “Sumbawa Maju” ini.

Baca Juga  Serikat Buruh KSB Haramkan PHK Karyawan PTAMNT

Secara terpisah, Wakil Ketua Tim Pemenangan Jarot Mokhlis Kecamatan Moyo Hilir, Hamzah menegaskan bahwa Haji Jarot adalah calon bupati yang memiliki jaringan tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional. Dengan latar belakang sebagai seorang enterpreneur, dan pendidikannya magister pertanian, sangat optimis Sumbawa akan maju pesat. Sebab dengan jaringan yang luas menjadi solusi membangun daerah di tengah keterbatasan anggaran APBD. (SR)

iklan bapenda