Manfaatkan Ranting Kelor, Elang Muda UTS Lolos PIMNAS XXXIII

oleh -105 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19/11/2020)

Kabar membahagiakan kembali datang dari para Elang Muda. Tim yang digawangi Salmin R. Abd. Barri, Khaula Madania dan Ulfa Febiana Whatin berhasil lolos dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXXIII Tahun 2020. Judul penelitian yang membuat ini lolos adalah “Pemanfaatan Limbah Ranting Kelor untuk Pengobatan Vibriosis pada Udang Terinfeksi Vibrio sp. di Penambakan Udang Sumbawa”. Pemilihan judul tersebut bukanlah tanpa alasan. Seperti diketahui Kelor merupakan salah satu tumbuhan yang subur tumbuh di wilayah Sumbawa. Biasanya Kelor hanya dijadikan sayur dan ranting atau batangnya dibuang begitu saja. Padahal keseluruhan bagian tanaman kelor sangat bermanfaat.

amdal

Riri Rimbun Anggih Chaidir, M.Sc selaku Dosen pembimbing menuturkan, tanaman kelor memang sangat bermanfaat, di antaranya sebagai zat antimikroba, khususnya untuk penyakit vibriosis pada udang. Tambak udang yang tersebar di sepanjang pantai Sumbawa rentan mengalami kerugian akibat infeksi Vibrio sp (vibriosis) sehingga udang harus panen awal, mati. Vibrio sp. dapat menginfeksi udang sejak bibit hingga udang dewasa dan umumnya ditanggulangi dengan penggunaan antibiotik sintetik.

Penggunaan antibiotik ini secara berlebihan dapat menyebabkan resistensi bakteri, mengancam kesehatan dan berdampak pada lingkungan, dan untuk industri tambak udang. Pada beberapa kasus, ditolak eksportnya karena residu antibiotik. “Resistensi bakteri terjadi akibat adanya mekanisme adaptasi bakteri untuk tahan terhadap antibiotik yang semula dapat membunuhnya, sehingga akan sulit ditangani,” tutur Riri.

Baca Juga  Kajian Jum’at: "Istiqomah dan Cobaan Bagi Manusia"

Lebih jauh Riri menjelaskan, timnya melihat ranting kelor sebagai peluang pemanfaatan baru dalam menanggulangi vibriosis di tambak-tambak udang Sumbawa yang lebih aman. Berbagai penelitian menunjukkan kemampuan antimikroba tanaman ini. “Karena itu antibiotik alami ini perlu diuji lebih lanjut pada skala lab dan tambak, agar terjaga kualitas udang Sumbawa,” pungkas Riri.

Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D menyampaikan rasa bangga terhadap pencapaian para Elang Muda ini. “Saya turut berbangga atas pencapaian ini. Lolos ke PIMNAS bukanlah hal mudah, banyak upaya yang telah dilakukan pastinya. Selamat kepada Salmin dan tim, dosen pendamping, serta bapak/ibu Dosen yang senantiasa memberi support kepada mahasiswa. semoga ke depan akan lebih banyak lagi mahasiswa UTS yang bisa lolos ke PIMNAS. Semoga mendapat hasil terbaik,” pintanya.

Pendampingan terhadap mahasiswa akan terus ditingkatkan, agar nantinya bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UTS Mietra Anggara, MT turut memberikan selamat kepada tim yang lolos Ke PIMNAS. “Capaian prestasi yang diraih ini tidak lepas dari peran aktif pembimbing, kerja keras mahasiswa dan tim kemahasiswaan serta Civitas UTS. Lolos menuju PIMNAS sudah menjadi pemenang karena terpilih di antara banyaknya proposal terbaik yang belum memiliki kesempatan untuk lolos ke PIMNAS,” ucap Mietra. (SR)

iklan bapenda