Kurikulum Merdeka Dua Prodi di Fakultas Teknik UTS Diuji Publik

oleh -64 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19/11/2020)

Kurikulum Merdeka Program Studi Teknik Informatika dan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dilakukan uji publik. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Makan Goa, Desa Karang Dima, Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Rabu (18/11) ini, sebagai bahan masukan dan koreksi dari stakeholder serta alumni terhadap kekurangan kurikulum merdeka yang sudah ditetapkan guna penyempurnaan dan sebagai instrumen terkait standar kompetensi lulusan, struktur kurikulum, standar proses, dan penilaian.

amdal

Selain meminta masukan tamu undangan di lokasi kegiatan, pelaksana memberikan kesempatan bagi undangan di luar Sumbawa yang dilakukan secara online dengan fasilitas aplikasi zoom meeting. Uji publik ini dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Sumber Daya Manusia, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Universitas, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Teknik serta para dosen tetap Program Studi Teknik Informatika dan Teknik Elektro. Undangan eksternal dihadiri para stakeholders dan alumni dari kedua program studi.

Yakni Perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi, Perwakilan Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Sumbawa, Manager of Policy and Planning ACE (ASEAN Centre For Energy), PT PLN Cabang Sumbawa, Bank NTB Syariah, PT. Pilar Cipta Solusi Integratika Yogyakarta, PT. Intek Elektrikal Indonesia, PT Rinjani Citra Solusi, ITEC (Information Technology Education Center) Mataram, Lombok Cyber, Pengurus Pusat Asosiasi APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer), Akademisi, Praktisi IT dan beberapa alumni yang sudah bekerja sesuai dengan bidang program studi.

Baca Juga  Bukan Ahli Masak, SMKN 3 Sumbawa Terbaik Lomba Cipta Menu

Untuk diketahui, koreksi dari stakeholders dan alumni untuk kedua program studi lebih kepada struktur kurikulum untuk posisi mata kuliah yang kurang tepat, SKS yang kurang dari mata kuliah inti program studi dan memperbanyak project based dari mata kuliah inti program studi. Selain itu mata kuliah terkait personal building, lebih menspesifikan konsep merdeka dalam struktur kurikulumnya dan harus menambah pengetahuan mahasiswa sebelum melakukan magang di dunia industri. Semua koreksi dan masukan ini didiskusikan dan dievaluasi secara internal dengan para dosen tetap dua prodi tersebut, serta Dekan dan Wakil Dekan.

Hasil diskusi terungkap beberapa koreksi dan masukkan dari stakeholders dan alumni dimasukkan di konten dan dijadikan bahan masukan untuk perubahan kurikulum berikutnya. Selain itu koreksi dan masukkan akan dibahas secara detail di internal Program Studi Teknik Informatika dan Teknik Elektro.

Dengan kegiatan Uji Publik Kurikulum Merdeka Program Studi Teknik Informatika dan Teknik Elektro bisa menjadi agenda rutin untuk mengetahui apa yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dan bisa menjadi motivasi bagi program studi yang lain untuk melakukan kegiatan tersebut. (SR)

iklan bapenda