Kondisi Terkini Korban Kebakaran Batu Rotok, Kesulitan MCK

oleh -182 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19/11/2020)

Kebakaran di Desa Batu Rotok Kecamatan Batulanteh belum lama ini menyisakan berbagai persoalan. Selain ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal, distribusi bantuan dari pemerintah pun mengalami kendala karena kondisi jalan yang kurang memadai. Saat ini korban kebakaran menghadapi persoalan lain.

amdal

Kepala Desa Batu Rotok, Edy Wijaya Kusuma, mengungkapkan kondisi terkini pasca kebakaran di wilayahnya. Menurutnya, korban masih belum bisa beraktifitas seperti biasa. Sebagian di antara mereka masih diselimuti trauma. Untuk mengatasi masalah tersebut telah disiagakan tim trauma healing di lokasi. ”Sebagian masyarakat masih trauma dan dilakukan trauma healing. Ada dokter dari Mataram, dan juga dosen dan mahasiswa dari UTS,” kata Kades Batu Rotok.

Bantuan pemerintah berupa sembako dan logistik lainnya telah merata. Tiap korban telah dibangun hunian sementara yang terbuat dari terpal. Karena kondisi hujan, kata dia, sebagian mereka masih memilih tinggal di posko pengungsian di SDN 2 Batu Rotok, dan rumah-rumah keluarga dan kerabat. ”Karena kondisi hujan, jadi sebagian memilih di Posko Pengungsian. Ada tiga lokal di SDN 2 Batu Rotok. Sebagiannya lagi di rumah-rumah keluarga,” terangnya.

Selain itu, yang masih menjadi PR bersama, lanjut Edy, para korban masih kesulitan tempat Mandi, Cuci dan Kakus (MCK). Kemudian belum adanya instalasi air serta penerangan. Peristiwa kebakaran itu berdampak kepada semua warga di Batu Rotok. Karena kabel Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan sumber penerangan lainnya yang digunakan warga terputus. Pada malam hari, warga menggunakan sumber penerangan lain seperti lilin serta lampu tradisional lainnya. Kondisi ini telah dikoordinasikan pemerintah desa kepada pemerintah daerah. Namun dari hasil koordinasi, Pemda masih fokus terhadap pembangunan hunian. ”Datanya sudah kami antar,” akunya.

Baca Juga  Gempa Bumi Guncang Lombok Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Untuk diketahui, musibah kebakaran terjadi di Desa Batu Rotok, pada Sabtu (7/11) lalu, sekitar pukul 16.10 wita. Puluhan rumah hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai miliaran. Dugaan sementara kebakaran diakibatkan ledakan aki dari salah satu rumah warga. (SR)

iklan bapenda