Sejumlah Pelaku Kejahatan di Lombok Utara Dibekuk, dari 3C Hingga Pencabulan

oleh -50 views
bankntb

LOMBOK UTARA, samawarea.com (14/11/2020)

Sejumlah kasus tindak pidana di wilayah hukum Polres Lombok Utara, berhasil diungkap jajaran Polres setempat. Mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian sepeda motor (curanmor) hingga kasus pencabulan.

Dalam jumpa persnya, Sabtu (14/11/2020), Kapolres Lombok Utara, AKBP Feri Jaya Satriansyah SH membeberkan sejumlah kasus yang berhasil diungkap dalam lima bulan terakhir ini. Mulai dari 5 kasus curanmor yang dilakukan Din, RN, RS dan Z masing-masing di tempat berbeda. Kemudian kasus pencurian HP yang dilakukan AK warga Gunung Sari Lombok Barat di Apotik Waringin Dusin Muara Putat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara. Selanjutnya perampasan barang oleh MS warga Dusun Tanak Song Lauk Desa Jenggala Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Aksi ini dilakukan pelaku di SDN 1 Genggelang. Kasus pencurian di Toko Coral Beach Gili Indah Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, juga diungkap Polres Lombok Utara dengan menangkap ES warga Karang Bedil Desa Gondang Kecamatan Gangga. Polres kembali mengungkap kasus pencurian yang dilakukan WS warga Kayangan Lombok Utara. Berikutnya, menangkap ME Dusun Lokok Reban Desa Mumbul Sari Kecamatan Bayan, karena mencabuli anak di bawah umur.

Kasus ITE juga diungkap dengan menangkap seorang facebooker berinisial M warga Kelurahan Tanjung yang mengancam korbannya melalui media sosial. Ada juga kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar jenis solar bersubsidi pemerintah. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi semua Tim Kepolisian Resort Lombok Utara,” kata Kapolres, AKBP Feri Jaya Satriansyah, SH.

Baca Juga  Polwan Dompu yang Viral Disambangi Gubernur

Tim Kepolisian akan terus melakukan Patroli dan memaksimalkan kerja Babinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tindak kriminal di Lombok Utara bisa tereduksi. “Bagaimanapun kerja keras tim kepolisian, kejahatan akan terus ada. Hal ini sudah terjadi sejak zaman dahulu ketika Nabi Adam AS diciptakan,” tegasnya.

Ditambahkan Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP Anton Rama Putra, SH, S.IK bahwa tersangka dalam semua kasus tersebut tidak semua berasal dari Kabupaten Lombok Utara. Untuk itu dia berpesan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mulai dari diri pribadi dan lingkungan keluarga. Dikatakannya, tingkat keamanan di Kabupaten Lombok Utara masih relatif aman, sebab bahasa statistik mengatakan tingkat kejahatan dan kriminal masih datar.Artinya belum ada peningkatan yang signifikan. Meski demikian pihaknya akan terus sigap dalam mengungkap kasus-kasus yang meresahkan masyarakat. (SR)

iklan bapenda