Kapal Polisi Selamatkan Kapal Nelayan yang Tenggelam di Gili Sulat

oleh -127 views
bankntb

LOMBOK TIMUR, samawarea.com (11/11/2020)

Peristiwa kapal tenggelam kembali terjadi perairan Nusa Tenggara Barat. Kali ini sebuah kapal nelayan yang sedang membawa ikan menuju pasar di Sambelia, tenggelam di sekitar Perairan Gili Sulat Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Selasa (10/11). Peristiwa naas itu diketahui pertama kali oleh Anggota Kapal Polisi XXI-1001 dan 1002 Ditpolairud Polda NTB yang sedang berpatroli di seputaran Perairan Lombok Timur. Seketika itu anggota melakukan penyelamatan terhadap kapal beserta penumpangnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTB, Kombes Pol Artanto yang dikonfirmasi media ini menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Hari Selasa 10 November 2020. Dijelaskannya personil kapal polisi XXI-1001 dan 1002 melakukan langkah solusi untuk menyelamatkan kapal tersebut, sehingga tidak tenggelam di laut. “Penyelamatan itu dilakukan setelah ABK KP 1001 dan KP 1002 menerima laporan via telpon dari H Ahmado seorang warga di Sambelia,” jelasnya.

Adapun Kapal yang tenggelam itu adalah kapal milik nelayan KM Mina Aravah. Di dalam kapal tersebut ditumpangi seorang Nahkoda berikut empat orang Anak Buah Kapal (ABK) dan dua orang penumpang. Tidak ada korban pada kejadian itu. Semua orang di kapal tersebut berhasil diselamatkan. “Alhamdulillah semuanya selamat berkat pertolongan tim kami yang sedang berpatroli disana,” jelas Artanto.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30 Wita. Kronologinya, KM Mina Arvah melintas di Perairan Gili Sulut. Saat itu angin kencang dan gelombang tinggi, tiba-tiba menghantam haluan kapal. Akibatnya kapal terseret gelombang ke pinggir, yang menyebabkan kapal kandas dan terjadi kebocoran di lambung kiri kapal sekitar 20 cm. Danpal KP.XXI-1001 dan crew KP.XXI-1002 mendatangi TKP pada pukul 07.00 Wita, menggunakan kapal KM. Zainudin Utama yang sandar di Dermaga Dusun Sugian. Dia menggunakan kapal itu karena posisi kapal lebih dekat dari TKP. Tim yang mendatangi TKP membawa dua unit alkon mesin. Alat ini difungsikan untuk menguras air di dalam palka kapal dan mengevakuasi keluarga nahkoda kapal yang ikut menumpang di atas kapal tersebut. “Alhamdulillah berkat usaha tim kami, semua ABK dan 2 orang penumpang selamat dalam kondisi sehat,” ucapnya.

Baca Juga  Sembelih 5 Sapi dan 4 Kambing, Polresta Mataram Bagikan 1000 Paket Daging

Kabar terahir di lokasi kejadian, kapal yang karam itu telah berhasil dievakuasi oleh ABK KP 1001 dan ABK KP 1002 dengan aman. Posisi kapal saat ini telah sandar di Dermaga Tradisional Kampung Baru Lombok Timur. “Atas upaya penyelamatan tersebut seluruh korban mengucapkan terimakasih kepada personil Polairud,” pungkasnya. (SR)

iklan bapenda