Ini Sketsa Wajah Pelaku yang Nyaris Perkosa Siswi SMA di Sumbawa

oleh -3.150 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10/11/2020)

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sumbawa mengintensifkan penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa IR (16) pelajar sebuah SMA di Kota Sumbawa. Kasus tersebut terjadi di Unter Goal, Jalan Simpang Boak menuju BTN Bukit Permai, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Jumat (6/11) lalu sekitar pukul 12.30 Wita. Selain meminta keterangan korban dan melakukan visum et repertum (VER), pihak kepolisian juga melakukan olah TKP. Untuk mengungkap identitas pelaku, polisi pun sudah membuat sketsa wajah. Ini berdasarkan ciri-ciri fisik yang disebutkan korban. Hal ini diakui Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Akmal Novian Reza SIK, Selasa (10/11/2020).

Dikatakan Akmal—akrab perwira low profil ini disapa, sketsa wajah ini berdasarkan keterangan korban. Hasil keterangan tersebut kemudian diolah oleh Tim Inafis. Saksi mengakui gambar itu ada kemiripan dengan orang yang sesuai dengan ciri-ciri tersebut. Yaitu sekitar berumur 17–20 tahun, tinggi 156 centimeter, bentuk muka segi empat, bentuk dagu menonjol, rambut keriting hitam, postus badan sedang, dan warna kulit agak hitam. Kasat Akmal berharap dengan dirilisnya sketsa wajah ini, masyarakat dapat berperan aktif untuk menginformasi jika menemukan orang yang mirip seperti di gambar tersebut. “Kami minta masyarakat bekerjasama dan kami menjamin kerahasiaan pelapor,” ujarnya.

Seperti diberitakan, kasus dugaan yang menimpa IR ini terjadi di Unter Goal, Jalan Simpang Boak menuju BTN Bukit Permai, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Jumat (6/11) siang sekitar pukul 12.30 Wita. Berawal ketika korban mengendarai sepeda motor menuju sekolahnya di Kota Sumbawa Besar. Saat melewati Jalan Lintas Simpang Boak menuju ke BTN Bukit Permai tepatnya di Unter Goal, korban berpapasan dengan seorang laki-laki menggunakan Yamaha Mio warna merah. Tanpa diduga laki-laki yang berlawanan arah ini berbalik mengejar korban. Dengan cara dipepet, pelaku ini mencabut kunci kontak sepeda motor korban.

Baca Juga  'Wakili' Orang Meninggal untuk Nyoblos, Warga Lunyuk Dihukum Percobaan

Korban yang terkejut langsung turun dari sepeda motor diikuti pelaku yang menghampiri korban. “Ayo ikut saya sebentar,” kata pelaku dengan nada tinggi. Belum sempat menjawab, pelaku langsung memeluk pinggang korban mengunakan tangan kiri dan tangan kanannya menodongkan sebilah pisau ke leher korban. Dalam kondisi itu, korban ditarik ke tepi jalan. Saat di pinggir jalan ini korban menjatuhkan diri

ke tanah sembari berteriak meminta tolong. Pelaku yang panik menutup mulut korban, sambil berusaha menarik korban untuk bangun. Seketika muncul keberanian korban dengan mendorong tangan kanan pelaku serta merebut pisau yang dipegang pelaku. Setelah menguasai pisau, korban lari ke arah sepeda motornya dan pelaku mengejarnya. “Jangan kayak gini, kasihan orang tua saya,” kata korban memelas yang membuat pelaku langsung mengembalikan kunci motor korban. Korban pun menyalakan sepeda motornya, sambil memegang pisau milik pelaku. Ketika hendak jalan, tiba-tiba pelaku mendorong korban hingga terjatuh. Pelaku langsung merampas pisaunya dari tangan korban, lalu meninggal korban melaju menggunakan sepeda motor ke arah BTN Bukit Permai. (JEN/SR)

iklan bapenda