Tangkal Money Politic Menuju Demokrasi Sehat, ini yang Dilakukan HPMP

oleh -20 views
bankntb

DOMPU, samawarea.com (9/11/2020)

Banyak cara menangkal money politic pada Pilkada 2020 serta mewujudkan kesadaran masyarakat untuk berdemokrasi secara sehat. Salah satunya yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Pajo Mataram (HPMP) dengan menggelar  dialog terbuka, Sabtu (7/11/20) di Lapangan Sepakbola Desa Ranggo, Kecamatan Pajo. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Dompu Drs. Arifuddin SH dan anggotanya Sastriana, Ketua Bawaslu Dompu Drs. Irwan, Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Ivan Rolland C. STK, Kapolsek Pajo IPDA Abdul Malik SH, Kanit Tipikor Satreslrim Polres Dompu IPDA Rusnadin, Ketua Himpunan Mahasiswa pajo Mataram Hamidun, serta tokoh masyrakat, tokoh pemuda dan mahasiswa se-Kecamatan Pajo.

amdal

Tokoh Pemuda Pajo, Drs. Ilyas Yasin M.Pd memberikan pandangan, bahwa menciptakan Pilkada yang bersih, jujur dan adil, sangat dibutuhkan keseriusan aparat penegak hukum dan pengawas pemilu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan money politic serta menindak tegas atau memproses hukum bagi siapa yang telah melanggar ketentuan.

Sementara Komisioner KPU Dompu mengharapkan partisipasi masyarakat membantu KPU dan Bawaslu dalam menyukseskan penyelanggaraan pemilu serentak tahun 2020, dan menciptakan pilkada damai serta menolak adanya money politic yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Jangan karena dibayar sehingga masa depan daerah kita tidak baik. Pilihlah calon yang berkualitas untuk kemajuan daerah kita,” ajaknya.

Kemudian Bawaslu mengajak seluruh masyarakat Dompu, tanggal 9 Desember wajib datang ke TPS guna memberikan hak suara secara demokrasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia mengajak masyarakat untuk menolak money politic, karena perbuatan tersebut melanggar hukum. “Siapapun yang telah melanggar aturan dan ditemukan oleh Bawaslu akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga  Dedi Mohe Bolang Ntb: “Saya hanya Korban, Bukan Pelaku”

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim menjelaskan terkait pengawasan dan penindakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Bawaslu Dompu. Pihaknya juga telah membentuk Sentra Gakumdu. Hal tersebut telah diatur dalam UU Pemilu tentang bagaimana tata cara pelaporan dan tahapan proses tindak pidana Pemilu. (SR)

iklan bapenda