Curi 3 Ekor Kerbau Milik Polisi, Spesialis Curanak Dibekuk

oleh -470 views
bankntb

DOMPU, samawarea.com (27/10/2020)

Polsek Pekat melalui anggota Pospol Doropeti berhasil mengungkap kasus Pencurian ternak (Curanak). Dalam pengungkapan ini, polisi meringkus terduga berinisial JAM (30) warga Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, belum lama ini. JAM merupakan terduga yang sudah lama beroperasi di wilayah pelepasan ternak di Doroncanga Kecamatan Pekat. Dia kerap lolos dari pantauan. Tapi aksi terbongkar setelah kehilangan kerbau milik Muhtar (38). Korban yang merupakan anggota polisi yang bertugas di Pospol Doropeti ini mengaku kehilangan 3 ekor kerbaunya. Korban langsung berkoordinasi dengan anggota lainnya guna melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan ini, korban mendapat infomasi bahwa warga pernah melihat JAM datang di TKP pada hari hilangnya kerbau korban. Gerak geriknya mencurigakan. JAM juga sering mengikat ternak milik orang dan disinyalir langsung dicuri, namun selama ini belum terungkap. Atas informasi tersebut, Polsek Pekat melalui anggota Pos Doropeti mencari keberadaan JAM di rumah keluarganya di Desa Soritatanga. Karena tidak ketemu, polisi meluncur ke Kecamatan Kempo. Bersama Polsek Kempo terduga akhirnya ditangkap.

Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, AIPTU Hujaifah dalam keterangan persnya, Selasa (27/10), mengatakan, hasil interogasi, JAM mengaku mencuri kerbau milik korban dengan alasan kebutuhan ekonomi. Dari keterangan awal JAM hanya mengaku mengambil 1 ekor dari 3 ekor yang hilang. Saat beraksi, JAM dibantu seseorang berinisial SM (45) warga Konte Kecamatan Kempo. SM pula yang mengangkut dan menjual kerbau dengan menggunakan 1 unit pick up warna putih miliknya. Satu ekor kerbau tersebut dijual seharga Rp 7 juta, kemudian dibagi JAM Rp 3 juta dan SM Rp 4 juta. Atas pengakuan itu, selanjutnya JAM dibawa ke Mapolsek Pekat untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga  Mapolres Sumbawa Barat Qurban 45 Ekor Sapi

Dihadapan penyidik keterangan JAM berbeda dengan interogasi awal. JAM membenarkan mengambil tiga ekor kerbau tersebut namun tidak langsung dijual. Sistem penjualannya bertahap, yang menjual adalah SM. Sehingga  JAM tidak mengetahui kepada siapa kerbau tersebut dijual. Polisi kemudian mengamankan 1 ekor kerbau yang selanjutnya diamankan di kandang milik korban. Polisi juga berhasil mengamankan 1 unit Pick Up yang diambil di rumah SM. Sedangkan SM melarikan diri dan masih dalam pencarian. (SR)

 

iklan bapenda