Gadget dan Motivasi Belajar Siswa

oleh -345 views
bankntb

Oleh: Nabila Dwi Sylvananda (Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Samawa)

OPINI, 22 Oktober 2020

Perkembangan teknologi yang sangat cepat pada zaman ini membawa generasi muda khususnya siswa-siswa memiliki peluang sekaligus tantangan untuk berbuat dan berkembang lebih baik lagi. Gadget merupakan salah satu hasil dari perkembangan teknologi yang memiliki kecanggihan yang bukan hanya digunakan oleh usia muda dan usia tua atau mahasiswa, melainkan juga pada kalangan siswa di sekolah.

Dengan adanya wabah covid-19 pemerintah memutuskan untuk menerapkan kebijakan untuk meliburkan siswa belajar tatap muka di sekolah dan mulai menerapkan metode belajar dengan sistem pembelajaran daring, maka siswa memanfaatkan gadget sebagai akses dalam menerima pembelajaran. Dimana semua siswa diharuskan memiliki gadget sehingga bisa mengikuti pembelajaran yang biasanya diakses menggunakan aplikasi dan melalui grub di media sosial seperti WhatsApp, Schoology, classroom ataupun media lainnya.

Keefektifan belajar siswa tidak dapat dikatakan menjadi efektif. Mengapa demikian? Karena sebagian besar guru hanya menyampaikan sebuah materi dengan singkat, tanpa adanya penjelasan, bahkan guru hanya memberikan soal tanpa adanya penjelasan. Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan tugas. Lantas, motivasi pemebelajaran apa yang didapatkan? Terkadang siswa menjadi semakin bingung dan banyak siswa yang tidak mengerjakan tugas, bahkan siswa tanpa memahami materi, siswa mencari jawaban dengan aplikasi google, yang dimana siswa melihat jawaban tanpa membaca, mengamati, memahami dengan jelas.

Dengan demikian, pemanfaatan media pembelajaran dalam bentuk gadget kepada siswa dengan harapan mampu memberikan motivasi belajar bagi siswa, khususnya siswa Penggunaan gadget dalam pembelajaran sebagai penerapan dari penggunaan salah satu media pembelajaran diharapkan proses belajar mengajar menjadi lebih aktif, efektif, menyenangkan sebagaimana prinsip dalam pembelajaran bahwa belajar merupakan kegiatan yang menyenangkan dan dengan Pemanfaatan media pembelajaran (gadget), diharapkan baik guru maupun siswa dalam mengetahui penerapan dari teknologi informasi dan komunikasi di tengah tuntutan zaman yang semakin canggih, sehingga tidak mengalami gagap teknologi.

Gadget bukan hanya sebagai alat komunikasi melainkan untuk keperluan lain seperti browsing internet, membaca e-book, belanja, games dan berbagai fitur lainya yang dapat mempermudah aktivitas kerja manusia. Namun dibalik kegunaanya, terdapat hal yang dapat merugikan bagi penggunanya terutama bagi siswa. Tidak jarang di jumpai siswa yang membawa gadget saat pergi ke sekolah. Aplikasi-aplikasi hiburan, games, dan media sosial semakin membuat peserta didik kecanduan. Sehingga tidak fokus dalam melaksanakan pembelajaran.

Baca Juga  Gubernur NTB Hadiri Haul Tiga Ulama NU

Dalam masa pandemi covid-19, gadget sangat besar manfaatnya digunakan untuk belajar daring banyaknya siswa yag menggunakan gadget sebagai media pembelajaran berupa gadget dilingkungan sekolah dasar dirasa sangat perlu mengingat beberapa pertimbangan baik positif maupun negatif.

Pada dampak positif penggunaan gadget dalam pembelajaran adalah akan memudahkan siswa memperoleh informasi dengan cepat dan simpel. Gadget juga dianggap sebagai teman saat ini bagi masyarakat khususnya siswa di lingkungan sekolah, sehingga jika gadget dilibatkan dalam pembelajaran, maka diharapkan akan memotivasi siswa dalam memperoleh bahan ajar dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. dampak negatif dari penggunaan media gadget juga perlu diperhatikan.

Penggunaan waktu yang berlebihan dalam penggunaan gadget, dapat membuat siswa enggan untuk belajar dengan buku, tidak ingin membaca buku, menggunakan gadget sehingga orang-orang yang berada disekitar pun ikut diabaikan, sehingga kurangnya interaksi peserta didik dalam melatih komunikasi dan mengganggap semuanya gampang karena semua mata pelajaran dapat diakses melalui internet dan banyak kita jumpai siswa yang menyalah gunakan gadget. Misalnya,gadget yang harusnya digunakan untuk pembelajaran, malah cenderung digunakan untuk bermain game.

Motivasi belajar siswa di dunia pendidikan  dalam hal ini, sangat dibutuhkan pengawasan dan kerjasama orang tua untuk mendampingi anak-anaknya mereka dalam mengakses penggunaan media sosial (facebook) dan gadget agar pengalahgunaan media tersebut menjadi tepat sasaran atau tepat guna bagi anak-anaknya. Penggunaan gadget pada saat ini semakin meningkat. Semua merasakan dampak covid-19, dunia pendidikan salah satunya. Motivasi belajar siswa merupakan hal yang amat penting bagi pencapaian kinerja atau prestasi belajar siswa.

Baca Juga  PMI, Dari Generasi ke Generasi Menolong Sesama

Dalam konteks ini, tentu saja menjadi tugas dan kewajiban guru untuk senantiasa dapat memelihara dan meningkatkan motivasi belajar siswanya serta mencari cara meningkatkan semangat belajar siswa, cara menumbuhkan semangat belajar yang menurun, serta cara meningkatkan motivasi belajar diri sendiri dan cara menumbuhkan motivasi belajar pada diri sendiri untuk diterangkan kepada siswa. Berikut ada cara menumbuhkan motivasi belajar siswa yang mungkin para guru bisa terapkan.

Di mana siswa saat belajar menjadi tidak fokus dan tidak bisa lepas dari gadget. Siswa menjadi malas menulis dan membaca buku, hal ini diakibatkan dari penggunaan gadget. Misalnya pada saat anak membuka vidio di aplikasi Youtube anak cenderung melihat gambarnya saja tanpa harus menulis apa yang mereka cari, siswa kurang bermain dengan teman sebayanya di lingkungan sekolahnya, tidak memperdulikan keadaan disekelilingnya. Kecanduan, yang membuat siswa akan sulit dan akan ketergantungan dengan gadget. Dengan bermain gadget dapat mengganggu kesehatan pada mata siswa karena paparan radisasi yang ada pada gadget.

Gadget sangat banyak memiliki keuntungan bagi masyarakat luas khususnya bagi kalangan pelajar (siswa) yang dimana dapat mempermudah memperoleh segala informasi yang ada di dunia, akan tetapi gadget  mempunyai fungsi dan memiliki banyak sisi positif apabila siswa menggunakannya dengan baik. Siswa menjadi modern dan mengerti teknologi seiring dengan perkembangan zaman saat ini, sehingga pembelajaran siswa melalui gadget saat ini dapat membangkitkan motivasi siswa yang tidak mengerti gadget dapat mengerti dan mengakses tugas-tugas dan belajar dengan menggunakan gadget, sehingga siswa lebih termotivasi belajar dari rumah dengan gadget. Karena mereka bisa mencoba hal baru tidak hanya menggunakan buku dan mendengarkan guru di sekolah.

Jadi, adanya gadget sangat berkaitan dengan dunia pendidikan terutama terkait dengan dapat memotivasi belajar para siswa kalangan pelajar akan selalu memiliki sisi positif dan negatif, kelebihan dan kelemahan. Maka dari itu penggunaan gadget dalam memotivasi belajar siswa sangat diperlukan pengawasan dari orang tua siswa. (*)

 

iklan bapenda