Selama Pandemi, UTS Hasilkan Riset Inovasi Penanganan Covid19

oleh -39 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21/10/2020)

Pandemi Covid19 telah melanda dunia global hingga memaksa aktifitas dilakukan secara daring. Kondisi ini menyebabkan terjadinya banyak keterbatasan, baik dalam keseharian, pembelajaran, dan aktifitas lainnya. Namun, pandemi harus disikapi secara bijak sebagaimana yang dilakukan oleh para dosen Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Sejumlah riset yang tetap dilakukan di masa pandemi justru memunculkan banyak inovasi baru yang berorientasi pada penanganan covid19. Hasil terobosan para dosen ini diketahui setelah dilakukannya monitoring melalui presentasi hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan secara virtual pada Jumat 16 Oktober 2020 lalu. Kegiatan yang diprogramkan oleh Direktorat Riset dan Inovasi di bawah koordinasi Wakil Rektor 3 UTS berjalan lancar dengan dua agenda besar, yakni pameran hasil pelaksanaan dan presentasi hasil penelitian dan pengabdian.

amdal

18 orang dosen UTS menjadi penerima hibah penelitian baik nasional maupun internasional. Skema hibah pun berbeda beda, ada riset dosen pemula, penelitian kerjasama perguruan tinggi, dan program ideathon, yaitu program gotong royong ide dalam penanganan covid19 yang digagas oleh Kemenristek/BRIN. Bermodalkan dana penelitian dan pengabdian yang diperoleh tersebut, terobosan terobosan baru dihasilkan oleh para dosen. Dalam pameran hasil dipaparkan outputnya dalam bentuk visualisasi standing banner dan produk penelitian. Pada sesi presentasi yang diawali dengan pembukaan kegiatan, Rektor UTS dan WR III UTS turut hadir untuk memberikan sambutannya yang dipandu langsung oleh Direktur Riset dan Inovasi, Lalu Suhaimi, MT.

Baca Juga  ACFFest 2015, Upaya Pelibatan Masyarakat untuk Cegah Korupsi

Dalam kesempatan itu, Warek III Khotibul Umam, M.Sc menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah menyelesaikan penelitian dan pengabdiannya dengan output yang dihasilkan. Tentunya inovasi yang dihasilkan para dosen ini akan memiliki impact yang besar bagi masyarakat. Apalagi sejumlah produk yang dihasilkan ditujukan untuk penanganan Covid19. “Konsep presentasi vitual ini juga kita inisiasi sebagai bentuk baru pemaparan hasil riset yang dapat menjangkau kalangan luas tidak hanya internal uts saja, tapi juga nasional. Tentunya kita berharap ini menjadi pemicu semangat para dosen untuk terus menghasilkan inovasi baru, kolaborasi baru dan pengalaman pengalaman baru yang dapat bermanfaat untuk lingkungan kita,” demikian Umam—akrab WR III ini.

Sementara Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D mengaku bangga pada tim yang telah arrange kegiatan dan para dosen yang berhasil mendapat hibah. Ini sebuah prestasi yang baik bagi jajaran UTS karena akan memberikan sumbangsih nyata dalam hal kinerja universitas terutama peringkat di kancah nasional.  Paling penting dari hasil inovasi ini adalah perlindungan kekayaan intelektualnya. “Kita sudah memiliki sentra KI maka mari dimanfaatkan untuk menjaga inovasi tersebut. Ketika bisa diaplikasikan dan terserap dunia industry melalui komersialisasi karya atau masyarakat kita, maka dampak positif inilah yang menunjukkan bahwa universitas memang berperan nyata bagi masyarakat,” jelas Bang Irul—akrab Rektor UTS disapa.

Baca Juga  Ada Internet Belum Menjamin SMPN 2 Unter Iwis UNBK Mandiri

Di akhir pembukaan, Rektor UTS mencoba salah satu produk hasil penelitian dosen yaitu Vermipon, produk minuman kesehatan untuk imun booster di masa pandemi ini. Ada beragam inovasi yang dihasilkan dan didemonstrasikan para dosen dalam presentasinya. Inovasi dari hasil penelitian dan pengabdian dosen berupa produk di antaranya, vermipon, minuman untuk imun booster karya Mega Trishuta, M.Sc dkk, Covidtherapy untuk stress healing dari tanaman aromatic Sumbawa karya Khotibul Umam, M.Sc dkk. G-Discovery, aplikasi seru belajar matematika untuk anak karya Desi Maulidiasari, M.Si dkk. GIG Economy, sebuah platform pencari kerja bagi perusahaan di masa pandemi karya Putri Reno, MA dkk. Platform pemantau APD Rumah Sakit karya Rodianto, M.Kom. Lawas sua Corona karya Aka Kurnia, M.Sf. Filter air nanopartikel untuk aplikasi di tambak udang karya Emsal Yanuar, M.Si dkk dan ouput riset dan pengabdian lainnya. “Ini menjadi kebanggaan bagi civitas akademika UTS atas prestasi dan konstribusi nyata para dosen dalam menghasilkan inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Sumbawa, Indonesia bahkan global. Selamat berkarya. Teruslah membumi dan mendunia,” pungkasnya. (SR)

iklan bapenda