Hendak ke Air Terjun Agal, 15 Remaja Tersesat di Hutan Marente

oleh -325 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19/10/2020)

Sebanyak 15 remaja pengunjung wisata Air Terjun Agal Kabupaten Sumbawa, berhasil diselamatkan jajaran Polsek Alas setelah tersesat di Hutan Marente, Minggu (18/10/2020). Saat ditemukan, kondisi 10 orang wanita dan 5 laki-laki ini, dalam kondisi lemas tak berdaya.

amdal

Informasi yang diperoleh media ini, para remaja yang sebagian besar pelajar SMA ini, hendak berwisata di Air Terjun Agal yang sudah terkenal akan keindahannya. Namun untuk menempuh destinasi wisata di Desa Marente Kecamatan Alas itu, ditempuh selama beberapa jam dengan berjalan kaki. Saat itu Hari Minggu, 18 Oktober 2020 memulai perjalanan sekitar pukul 11.00 Wita. Sebelumnya mereka memarkirkan kendaraan di lokasi wisata Tiu Nawa Desa Marente kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Air Terjun Agal. Hingga matahari tenggelam, para wisatawan ini tak kunjung kembali.

Setelah mendapatkan laporan dari salah seorang warga Desa Marente, Polsek Alas dibantu pemerintah desa dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat langsung turun menjelajahi hutan guna melakukan pencarian dan evakuasi. Setelah pencarian selama 2 jam lebih, Polsek Alas menemukan 10 orang yang tersesat. Selang beberapa jam sekitar pukul 23.00 Wita, Polsek Alas kembali menemukan 5 orang lainnya.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas, IPTU Sumardi, S.Sos mengakui adanya sekelompok wisatawan yang tersesat di Hutan Marente saat hendak berwisata di Air Terjun Agal. Mereka yang terbagi dalam dua rombongan ini sudah dievakuasi jajaran Polsek Alas yang dibantu warga dan pemerintah desa. “Rombongan pertama ditemukan pukul 20.30 Wita, dan rombongan kedua ditemukan pukul 23.00 Wit,” kata Sumardi—akrab mantan Kapolsek Labangka ini disapa.

Baca Juga  Sempat Membantah, Akhirnya Oknum Guru Akui Cabuli Murid

Dalam berwisata, ungkap Sumardi, para wisatawan ini tanpa didampingi guide (pemandu/penunjuk jalan). Mereka ke lokasi secara mandiri, sehingga tersesat. Ketika ditemukan 1 orang mengalami keram kaki dan 14 lainnya dalam kondisi baik. (SR)

iklan bapenda