Kapolres dan Dandim Dompu Minta Buruh PT SMS Tak Terprovokasi  

oleh -20 views
bankntb

DOMPU, samawarea.com (18/10/2020)

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat dan Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono bersama perwakilan buruh PT. SMS melakukan silaturahim sekaligus menghadiri kegiatan Deklarasi Pilkada Damai oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama di Rumah Makan Baqul Desa Pekat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu (17/10) siang. Selain Kapolres dan Dandim, kegiatan itu dihadiri Kasat Lantas IPTU Wayan Sukarsa, Kasat Intel IPTU Markus Sabarudin, Kapolsek Pekat IPDA Muh. Sofyan Hidayat, Direktur CV. Sinar Pekat Amirudin, Direktur CV. Denfathir Harmoko, Direktur CV. Ihtiar  H. Sahrun, toma, toga, dan 20 perwakilan buruh.

iklan bapenda

Dalam kesempatan itu Kapolres Dompu mengatakan tujuan kegiatan ini dalam rangka silitaurrahim dengan para pekerja outsourching  PT SMS. Saat ini diakui Kapolres, mahasiswa dan buruh di penjuru tanah air sedang mempermasalahkan UU Omnibus Law yang katanya menelantarkan masyarakat khususnya kaum buruh. Menurutnya, permasalahan tersebut sudah ada yang mengurus dan menilainya. Karena itu ia meminta para buruh dan masyarakat di Kabupaten Dompu untuk tidak terpancing. “Kepada saudara-saudara untuk tidak terlibat, kita berdoa saja untuk diri dan keluarga. Jangan terprovokasi untuk ikut- ikutan. Biarkan mereka yang berjuang sesuai dengan UU,” himbau Kapolres.

Ketika ada sesuatu yang ingin disampaikan lanjut Kapolres, agar dilakukan dengan baik dan elegan, tanpa otot dan emosi.

Ia berharap para buruh di Kecamatan Pekat ini focus mencari nafkah untuk menghidupi keluarga. Apalagi nanti ada program pemerintah untuk Desa Pekat dan Desa Sorinomo yang dijadikan sebagai daerah produksi porang. Ini merupakan peluang bagi masyarakat di Kecamatan Pekat.

Baca Juga  Safari Jumat, Kapolres dan Dandim Dompu Ingatkan Covid dan Pilkada

Sementara Dandim mengajak para buruh untuk menjaga lingkungan baik tempat tinggal maupun tempat kerja agar tetap aman dan nyaman. Dandim mengatakan, masalah kebijakan pemerintah yang saat ini masih berkembang nanti ada prosesnya. Begitu juga dengan perwakilan buruh sudah ada pihak buruh yang mengajukan uji materi kepada pemerintah. “Saya harap kita lebih baik fokus dengan pekerjaan kita. Kalau kita kerjaan bagus, pihak perusahaan akan menilainya dengan bagus juga,” kata Dandim.

Terakhir, Dandim kembali mengingatkan bahwa saat ini masih menghadapi masa pandemi Covid-19. Karenanya patuhi protokol kesehatan dengan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak dari orang lain. (SR)

iklan bapenda