Jalan Tolo’oi—Mata dan Jotang–Tero Masuk Daftar Prioritas Pusat

oleh -171 views
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PUPR KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16/10/2020)

iklan bapenda

Meski tidak tercatat dalam daftar kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Tahun 2020, namun pengerjaan Jalan Jotang—Tero, Mata–Tolo Oi dan Tolo Oi Mata, menjadi prioritas. Karena itu pengerjaan ruas jalan kabupaten tersebut sempat diusulkan untuk dilaksanakan Tahun 2020. Namun usulan itu belum bisa dipenuhi pusat mengingat kondisi pandemic Covid yang memaksa dilakukannya rasionalisasi anggaran. Kendati demikian, Dinas PUPR Sumbawa tetap mengupayakan agar pengerjaan jalan tersebut bisa direalisasikan pada Tahun 2021, mengingat sudah masuk dalam daftar prioritas kementerian terkait.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, H. Rosihan ST., MT yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/10) kemarin, mengatakan bahwa usulan pengerjaan Jalan Jotang—Tero, Mata-Tolo Oi dan Tolo Oi-Mata serta Jalan Strategis SP1—Labangka III, sudah masuk dalam Desk Kementerian PUPR untuk dilaksanakan Tahun 2020 ini. Proyek tersebut dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi. Karena adanya pandemic covid, proyek jalan itu ditangguhkan, kecuali SP1—Labangka III yang dikerjakan tahun 2020 ini dengan dana sekitar Rp 7,9 miliar. Saat ini SP1—Labangka III dalam pengerjaan dan fisiknya masih mencapai 2,3 persen, terjadi deviasi sekitar 6 persen.

Untuk jalan Jotang Tero dan Tolo Oi—Maci, sambung Haji Rosihan—akrab Kadis PU disapa, tetap diusulkan kembali tahun 2021. Sejauh ini usulan tersebut sudah tercatat dalam daftar tunggu di Kementerian PUPR. Dari daftar prioritas ini, Jotang—Tero berada di urutan keenam, sedangkan Tolo’oi—Mata dan Mata—Tolo’oi berada di urutan 1 dan 2. Artinya, besar peluang Tolo’oi-Mata dan Mata-Tolo’oi lebih didahulukan. Tapi Ia tetap berharap Jotang—Tero juga dikerjakan bersamaan dengan dua ruas jalan tersebut, tentunya dengan ketersediaan anggaran yang ada. Sebab keberadaan jalan tersebut sangat dibutuhkan dalam rangka mobilisasi arus barang dan jasa, sehingga berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  IISBUD Sarea Bahas Tantangan MEA di Vietnam