TMMD di Jotang, Sulap Rumah Tak Layak Huni Jadi Representatif

oleh -43 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (12/10/2020)

Samsuddin (40) sangat bahagia. Betapa tidak, rumahnya yang reot dan memprihatinkan kini telah berubah. Rumahnya yang tidak layak untuk ditempati sekarang telah disulap menjadi representative. Ini semua berkat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 Tahun 2020 Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa. “Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak tentara yang telah bekerja memperbaiki rumah kami ini. Dengan adanya bapak bapak TNI dan TMMD di desa kami ini, saya sangat bersyukur mengingat keadaan ekonomi saya yang kurang mampu, sehingga dengan adanya program ini kami terbantukan untuk memiliki rumah yang layak,” tutur Samsudin warga dusun Brang Baru, Rt. 004/002, Desa Jotang.

Untuk diketahui, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 Tahun 2020 Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa sampai saat ini terus berjalan. Waktu yang diberikan selama kurang lebih 30 hari ini dimanfaatkan dengan baik oleh anggota Satgas yang dipimpin Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han).

Banyak pembangunan yang sudah dilaksanakan. Di antaranya pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1.100 meter dan lebar 4 meter, pembuatan jembatan, pembuatan Musholla yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter dan rehab rumah sebanyak 9 unit, termasuk milik Samsuddin. Rumah yang ditempati Samsudin memang sangat memprihatinkan dan tergolong dalam rumah tidak layak huni. Rumah tersebut dikerjakan oleh anggota Satgas yang dipimpin oleh Serda Alimudin dibantu warga sekitar.

Baca Juga  Gunakan Trail, Dirut BAKTI Kominfo dan Pjs. Bupati Sumbawa Kunjungi Tepal

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M Tr (Han) menyampaikan, pengerjaan RTLH itu sudah dimulai sekitar 21 hari pasca pembukaan TMMD 109 pada tanggal 22 September 2020. Saat ini proses pengerjaan sudah mencapai 65 persen. Dandim selaku Dansatgas mengapresiasi antusiasme masyarakat, yang bekerjasama membantu kelancaran kegiatan rehab RTLH. “Ini menjadi semangat dan kekuatan bagi anggota Satgas TMMD untuk bekerja lebih maksimal, dan proses penyelesaian setiap sasaran dapat tercapai serta tepat waktu,” ungkap Dansatgas.

Rehab rumah tak layak huni ini kata Dandim, bertujuan untuk membantu masyarakat yang kondisi perekonomiannya tergolong pra sejahtera. Karena itu dibutuhkan kepedulian semua pihak dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat salah satu melalui Program TMMD. “Semua yang kami lakukan untuk mensejahterakan masyarakat. Dan pelibatan masyarakat dalam program TMMD ini sebagai wujud menunggalnya TNI dengan rakyat. Semoga kedepannya TNI makin dicintai rakyat,” pungkasnya. (SR)

iklan bapenda