Jual Beli Online di Facebook, Bongkar Aksi Pencurian

oleh -126 views
bankntb

LOMBOK BARAT, samawarea.com (13/10/2020)

Tim Opsnal Polsek Kediri Polres Lombok Barat berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi beberapa waktu lalu di Desa Gelogor Kecamatan Kediri. Terungkapnya kasus ini setelah pelaku menjual hasil kejahatannya melalui media sosial (Group Facebook).

amdal

Kapolsek Kediri AKP Arjuna Wijaya, SIK dalam konferensi pers mengatakan, kemarin, menuturkan, sebelumnya kasus pencurian ini menimpa seorang wanita berusia 36 tahun warga Dusun Gelogor Tengah Desa Gelogor Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Sebelumnya para pelaku masuk ke pekarangan rumah korban lalu mengambil sepeda merk Thrill yang terparkir di teras. Kasus yang merugikan korban sebesar Rp 4,5 juta ini dilaporkan Polsek Kediri. Laporan itu ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Polisi menemui titik terang setelah hasil curian itu dijual melalui media sosial yakni Group Jual Beli Online (JBO). Dan sepeda itu sudah dikuasai oleh seseorang di Rumak Kediri.

Tim langsung meluncur mengamankan barang bukti tersebut. Dalam keterangannya, sepeda itu diperoleh dengan membeli secara online melalui FB JBO yang di-posting oleh akun Ewokk Pirit. Setelah ditelusuri pemilik akun itu berinisial KA. Kepada polisi, KA mengaku sepeda gayung tersebut diperoleh dari tersangka WA dan MIP. KA juga mengaku diminta memposting melalui JBO dan kemudian dibayar melalui COD di depan Asrama Haji Mataram. Uang hasil penjualan dibagi bersama WA, MIP, dan AN. Satu per satu pelaku ini ditangkap, mulai dari AN di Under Pass BIL II Banyumulek, kemudian WA dan MIP. Para pelaku mengakui telah mengambil sepeda milik korban. Mereka saat itu sedang melintas berboncengan tiga, menggunakan sepeda motor Beat. “Ketika melihat ada sepeda, para pelaku langsung membagi peran, ada yang masuk mengambil sepeda, satu yang berjaga di gang depan TKP dan lagi satu menjaga atau mengawasi sekitar TKP dari jalan raya,” terangnya.

Baca Juga  Oknum Guru Dilaporkan Diduga Cabuli Murid

Setelah berhasil mengambil sepeda tersebut dibawa ke rumah WA, kemudian mereka meminta KA untuk menjualkan melalui akun FB JBO. “Hasil dari penjualan sepeda sebesar Rp. 2.95 juta, dibagi bertiga dan digunakan utk belanja sehari-hari dan dibelikan HP untuk kepentingan bertiga,” bebernya.

Kini para pelaku mendekam di Rumah Tahanan Polres Lobar guna proses lebih lanjut. Mereka dijerat dengan pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara lima tahun. (SR)

iklan bapenda