Inisiasi Pertemuan, Kapolda Kumpulkan Para Pimpinan Organisasi Buruh di NTB

oleh -19 views
bankntb

MATARAM, samawarea.com (13/10/2020)

Kapolda NTB menginisiasi silaturahim dengan segenap pimpinan organisasi yang menaungi buruh di Provinsi NTB, Senin (12/10). Kegiatan yang berlangsung di kediaman Kapolda NTB ini dihadiri Gubernur NTB, Danrem 162/WB dan Kadisnaker Provinsi NTB. Tampak Ketua Kadin, Ketua Apindo, Ketua DPW KSPN NTB, Ketua DPD SPN NTB, Ketua KSPSI NTB, dan Ketua TKBN NTB.

amdal

Dalam kegiatan ramah tamah ini satu-persatu menyampaikan keluh kesah terkait masalah ketenagakerjaan. Komunikasi interaktif yang diinisiasi oleh Kapolda NTB juga sebagai salah satu langkah untuk menyelesaikan masalah-masalah di kalangan buruh khususnya di Provinsi NTB. Tujuannya ialah mendukung sekaligus menjaga keamanan selama berlangsungnya penyampaian aspirasi ke pemerintahan pusat.

Gubernur Provinsi NTB dalam sambutannya mengatakan niat baik pemerintah dalam memutuskan suatu hal tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak, termasuk yang sedang hangat dibicarakan saat ini yaitu terkait dengan UU Omnibus Law dan Cipta Kerja. Omnibus Law ini cakupannya sangat luas sehingga terdapat keputusan yang dianggap tidak menguntungkan beberapa pihak terutama pada sektor buruh. Gubernur NTB  berharap dengan dialog dan obrolan pagi ini, dapat menjaga konduktifitas dan menciptakan hal-hal yang positif bagi Provinsi NTB.

Sementara Kapolda NTB sebagai tuan rumah mengatakan silaturahmi ini mengandung makna positif dalam membangun Provinsi NTB sekaligus agar para buruh dapat lebih dekat dengan seluruh Forkopimda. Silaturrahmi ini juga untuk memberikan saran kepada Forkopimda sekaligus membuka ruang dialog kepada para buruh untuk menyampaikan aspirasi.

Baca Juga  Pulihkan Lombok, BUMN Bersinergi Bangun 1.700 Rumah Tahan Gempa

Dalam kesempatan itu Danrem 162/WB juga berharap dalam menyampaikan aspirasi, untuk tetap menghargai aparat yang bertugas menjaga keamanan di lapangan agar tidak terjadi kegiatan anarkis yang dapat merusak infrastruktur negara dan melukai aparat negara. (SR)

iklan bapenda