Dua Siswa SDIT Samawa Cendekia Wakili NTB ke Kompetisi Sains Nasional

oleh -15 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (11/10/2020)

SDIT Samawa Cendekia kembali membanggakan daerah. Ini setelah dua siswanya berhasil lolos ke tingkat nasional mewakili NTB pada Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020. Dua siswa luar biasa tersebut adalah Ananda Queenara Miza Gyssani siswi kelas 6 dan Ifana Nurul Alifiah siswi kelas 5.

iklan bapenda

Sebelumnya keduanya mengikuti seleksi Kompetisi Sains Nasional-Sekolah Dasar (KSN SD) tingkat Provinsi Tahun 2020 yang dilaksanakan secara daring, 7 Oktober 2020 kemarin. Ini berdasarkan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pusat Prestasi Nasional No. 2012/J3/PD/2020 tentang Informasi Pelaksanaan KSN SD Tingkat Provinsi Tahun 2020.

Untuk diketahui, KSN adalah ajang kompetisi dalam bidang sains bagi para siswa SD, SMP, dan SMA di seluruh Indonesia. Sebelumnya, KSN dikenal dengan nama Olimpiade Sains Nasional (OSN). Perubahan nama ini terjadi di tahun 2020 setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim mendirikan Pusat Prestasi Nasional (PPN) yang membawahi semua pelaksanaan lomba, kompetisi, dan festival di Indonesia. KSN ini diharapkan dapat mengantarkan peserta didik untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kompetisi ini juga merupakan bagian penting dalam pemerataan prestasi dan memaksimalkan potensi peserta didik bertalenta dan berkarakter dari seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain sebagai sebuah strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan, kompetisi sains telah memiliki posisi khusus pada berbagai ajang bergengsi di dunia internasional dalam penguasaan sains oleh para peserta didik. Maka, melalui sistem kompetisi yang sistematis dan berjenjang ini diharapkan terbangun ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk mengeksplorasi kemampuan dalam bidang sains dan mencapai puncak potensi terbaiknya. Pencapaian prestasi yang maksimal akan ditunjukan dengan lahirnya juara-juara kompetisi sains yang mumpuni dan berdaya saing tinggi yang siap berkompetisi pada tingkat internasional. Hasil KSN juga menjadi pertimbangan dalam proses seleksi peserta didik yang akan dipersiapkan mewakili Indonesia pada ajang kompetisi sains internasional. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Guru Non PNS Kemenag Mengeluh