Tilep Dana PKH, Divonis 4 Tahun dan Bayar Uang Pengganti Ratusan Juta

oleh -13 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (9/10/2020)

Soni Kardariadi—terdakwa kasus dugaan penyimpangan penyaluran dana PKH untuk dua desa di Kecamatan Lape, divonis 4 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Mataram, Kamis (8/10) kemarin. Selain itu terdakwa diharuskan membayar denda Rp 200 juta subsidair tiga bulan kurungan. Tak hanya itu terdakwa wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 637 juta. Jika tidak mampu dalam waktu sebulan, maka harta benda terdakwa akan disita. Apabila tidak mencukupi, akan diganti dengan pidana penjara selama setahun.

Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Reza Safetsila Yusa, SH yang dikonfirmasi, Jumat (9/10) menyebutkan bahwa Soni terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). Atas putusan 4 tahun penjara, denda dan membayar uang pengganti ratusan juta ini, terdakwa langsung menyatakan menerima. Sementara JPU menyatakan pikir-pikir.

Untuk diketahui, dana PKH yang diselewengkan eks pendamping PKH itu untuk masyarakat di Desa Dete dan Desa Lape, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa. Penyimpangan pendistribusian ini terjadi dalam kurun waktu 2017 hingga 2018. Jumlah penerima PKH di Desa Dete sebanyak 222 Kepala Keluarga (KK). dan di Desa Lape 184 KK. Masing-masing KK menerima Rp 1,89 juta per tahun yang ditransfer ke rekening penerima. Namun kartu ATM penerima dipegang terdakwa. Saat pencairan, diduga dana tersebut tidak diberikan secara penuh kepada penerima, karena sebagiannya ditransfer ke rekening pribadi oknum pendamping PKH itu. Jumlah potongannya bervariasi, berkisar Rp 800 ribu sampai Rp 2 juta. Berdasarkan hasil perhitungan BPKP, negara dirugikan sekitar Rp 600 juta. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Tersangka Pengrusakan Sekretariat AMMPETAS Bakal Bertambah