Diserang, Warga dan Kades Lepadi Terluka, Pelakunya Dihakimi Massa

oleh -7 views
bankntb

DOMPU, samawarea.com (8/10/2020)

Acara syukuran keluarga di sebuah rumah Dusun  Jati, Desa Lepadi, Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, pada Kamis (8/10/2020) dinihari pukul 00.30 Wita, seketika berubah mencekam. Hal ini setelah seorang pria yang belakangan diketahui berinisial JN alias Cipo (25) juga warga setempat, datang melakukan penyerangan secara membabi buta. Pemilik rumah SY terluka parah setelah dibacok beberapa kali menggunakan senjata tajam jenis badik. Sedangkan Kades Lepadi, Sudirman Ahmad yang berada di lokasi mencoba melerai ikut menjadi sasaran amukan pelaku. Akibatnya Kades maupun pemilik rumah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Sedangkan pelaku dihakimi massa. Kini kasusnya sudah ditangani pihak Polres Dompu.

amdal

Kapolres Dompu yang dikonfirmasi melalui Paur Subbag Humas, Aiptu Hujaifah dalam keterangan persnya, mengatakan, kasus itu berawal ketika lima orang pemuda dari Desa Pajo Permai mengendarai sepeda motor (berboncengan) membuat kegaduhan, Mereka berteriak tak jelas seraya menggeret tong sampah melintas di depan Posko salah satu pasangan calon (Paslon). Hal itu mengundang reaksi warga yang nongkrong di posko tersebut, kemudian mencegat sekelompok pemuda itu.

Setelah diberhentikan dan ditegur, sempat terjadi cekcok sehingga salah satunya yaitu Samsun (adik kandung JN alias Cipo) dipukul oleh warga yang berada di posko tersebut. Tak terima perlakuan warga, kelima pemuda tersebut kembali ke dusunnya menceritakan hal itu kepada pihak keluarga dan juga warga setempat. Mendengar saudaranya dipukul, JN alias Cipo marah lalu mendatangi Dusun Jati dengan membawa sebilah belati. JN alias Cipo langsung masuk ke sebuah rumah yang di dalamnya tengah berkumpul warga. Menurut informasi di dalam rumah itu tengah berlangsung hajatan keluarga yang dihadiri oleh Kepala Desa Lepadi Sudirman Ahmad dan beberapa tokoh masyarakat.Tanpa banyak tanya, JN alias Cipo menikam SY (pemilik rumah) sehingga rusuk dan lengan korban mengalami luka. Insiden tersebut sempat dilerai oleh warga yang berada di rumah itu. Kepala Desa juga berusaha menghalau ayunan belati dari pelaku sehingga tangan kanannya mengalami luka robek. Warga kemudian melarikan korban dan kades ke RSUD Dompu. Sementara pelaku yang masih berada di TKP dihakimi massa. Tak berselang lama datang Bhabinkamtibmas Desa Lepadi Aipda Erwin Rosadi S.Sos yang kemudian menghubungi piket Polsek Pajo.

Baca Juga  Tersangka Kabur, Kasus ADD Bukit Damai Tetap Disidang

Pihak Polsek yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi pelaku (Cipo) ke Puskesmas Dompu Barat dan selanjutnya diamankan di Satuan Reskrim Polres Dompu. secara terpisah, Kapolsek Pajo IPDA Abdul Malik SH bersama anggotanya terus berusaha menenangkan warga kedua dusun dengan upaya persuasif dan humanis untuk meredam reaksi lanjutan dari insiden itu. Sekitar pukul 02.00 Wita Wakapolres Dompu Kompol I Nyoman Adi Kurniawan SH, bersama Kasat Reskrim, Kasat Sabhara beserta anggota lainnya tiba di Desa Lepadi mengerahkan anggota untuk membantu melakukan pengamanan. Situasi aman dan dapat dikendalikan.

Terkait kasus penganiyaan di Desa lepadi, Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Ivan Roland Cristofel STK mengatakan bahwa perkara tersebut sedang ditangani. “Pelakunya saat ini diamankan di Mapolres Dompu, sedangkan korban masih dirawat di RSUD Dompu, kelanjutan proses hukumnya sedang ditangani,” pungkasnya. (SR)

iklan bapenda