Diam di Rumah, Ibu-ibu “Rabbani Balong Niat” Temukan Obat Herbal “Si Jantan”

oleh -15 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7/10/2020)

Meski di tengah pandemic covid, masyarakat semakin produktif dan inovatif. Salah satu buktinya, munculnya minuman herbal instan “Si Jantan (Jahe Instan)” olahan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) kelompok warga “Rabbani Balong Niat” Desa Moyo, Kabupaten Sumbawa. Jahe Instan Si Jantan diproduksi secara home industri sejak awal pandemi Covid-19. Produksi ini dilakukan untuk menyiasati terbatasnya waktu beraktifitas warga dan lebih banyak diam di rumah sehingga muncul inovasi ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK Desa Moyo untuk membuat jamu instan yang bahan-bahannya mudah didapati. “Jahe instant ini diproduk atas support Puskesmas dan Dikes Sumbawa,” ujar Nevyta Diana, Ketua TP PKK Desa Moyo.

Dipaparkan Nevyta, Si Jantan diolah dengan bahan yang sangat mudah didapat yaitu dari tanaman obat keluarga, seperti jahe, sereh, kayu manis, cengkeh, dan gula pasir. Si Jantan ini memiliki beberapa khasiat yaitu menurunkan kolestrol, menangkal infeksi, bakteri, dan anti virus, anti mual, mengatasi gangguan pencernaan, meningkatkan fungsi otak, meredahkan nyeri otot, mengurangi sakit saat mensturasi, meringankan gejala arthritis serta menangkal kanker. Pemasaran awal secara door to door dan sejumlah toko dalam Kota Sumbawa. di samping itu juga melalui medsos, seperti Facebook, dan Instagram. “Bahkan melalui teman-teman yang berdomisili di Jakarta dan Surabaya sehingga Si Jantan bisa dipasarkan di sana,” ujar Nevyta.

Baca Juga  Capasity Building Pengelola BUMDes-LKM Ditingkatkan

Melalui produk jahe instan ini, masyarakat Desa Moyo khususnya yang tergabung dalam Kelompok Rabbani Balong Niat, cukup terbantu secara ekonomi. Bahkan hasil penjualannya sebagian bisa digunakan untuk kegiatan sosial seperti membagikan masker gratis kepada masyarakat setempat. Untuk mendapatkan Si Jantan, bisa langsung datang ke Desa Moyo atau menghubungi nomor HP Ibu Nevyta 085338653223. “Harganya sangat terjangkau, hanya 12.000 per sachset dalam kemasan 125 gram,” kata Nevyta berpromosi. (SR)

iklan bapenda