Pengunjung Obyek Wisata Dibatasi Polisi  

oleh -5 views
bankntb

MATARAM, samawarea.com (5/10/2020)

Polsek Ampenan membatasi jumlah pengunjung yang datang ke lokasi wisata. Dari Minggu pagi (4/10/2020). Pengunjung berdatangan ke sejumlah lokasi wisata. Hari Minggu memang digunakan oleh masyarakat untuk menikmati dan melepas penat dengan datang ke lokasi wisata. Tidak ingin terjadi penumpukan di lokasi wisata, Polsek Ampenan menutup akses untuk membatasi pengunjung. Di antaranya di tempat wisata Pantai Mapak. Petugas menutup akses masuk ke Pantai Mapak karena pengunjung yang datang sudah mencapai 50 persen. “Kita batasi pengunjung yang datang. Karena pengunjungnya sudah 50 persen. Kita tidak izinkan lagi pengunjung datang,” ungkap Kapolsek Ampenan, AKP Raditya Suharta, Minggu (4/10/2020).

amdal

Pembatasan ini dilakukan Minggu siang. Polsek Ampenan berjaga di depan pintu masuk Pantai Mapak. Plang pemberitahuan langsung dipasang petugas. Plang tersebut bertuliskan “Tutup Sementara Pengunjung Sudah 50 Persen”. “Kita tutup akses masuknya dengan menempatkan petugas di depan pintu masuk Pantai Mapak. Kalau tidak dibatasi nanti terjadi penumpukan,” bebernya.

Kegiatan itu salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. Yaitu melaksanakan dan menerapkan protokol kesehatan di lokasi wisata. Di satu sisi, penyebaran Covid-19 masih terjadi di Kota Mataram. Untuk itu perlu melakukan pembatasan jumlah pengunjung ke lokasi wisata. “Protokol kesehatan itu harus dijalankan di tempat wisata. Jangan sampai tidak terkendali warga yang datang terus terjadi penumpukan. Itu berarti protokol kesehatan tidak dijalankan,” katanya.

Baca Juga  Timses Paslon Tandatangani Deklarasi Pilkada Damai

Upaya kepolisian ini juga dalam rangka patroli cegah Covid-19. Kepada pengunjung maupun warga masyarakat lainnya diminta untuk mematuhi protokol kesehatan. Mulai dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak dengan menerapkan physical distancing dan mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. “Kita tidak akan pernah berhenti untuk terus mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Raditya menegaskan, patroli dan kegiatan serupa masih terus dilaksanakan di lokasi wisata. “Ini kegiatan rutin kita. Masih akan terus berlanjut,” tutupnya. (SR)

iklan bapenda