Jika Terpilih, Ini 10 Program Unggulan Mo-Novi

oleh -11 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (1/10/2020)

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany S.Pd., M.Pd menjanjikan 10 program unggulannya jika berhasil memenangkan Pilkada Sumbawa, 9 Desember 2020 mendatang. Haji Mo—sapaan Calon Bupati bersama adik kandung Gubernur NTB sapaan calon wakilnya itu memastikan dapat merealisasikan 10 program unggulan Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban ini.

Disebutkan Haji Mo, 10 program unggulan itu adalah, pertama, pemberian SK dan insentif bagi GTT, PTT, guru PAUD dan tenaga kesehatan. Ini merupakan penjabaran dari misi Sumbawa Bersih dan Melayani yang direalisasikan melalui implementasi sembilan agenda kerja. Meliputi, penguatan pengawasan dan penataan sistem manajemen SDM, membangun sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas, peningkatan dan pemerataan kesejahteraan pegawai ASN, peningkatan kesejahteraan pegawai non ASN Rp 2 miliar/tahun, memperpendek birokrasi dalam pengurusan ijin berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), penguatan peran kecamatan dengan anggaran 1 kecamatan Rp 1 miliar per tahun. Selain itu mempermudah layanan pencatatan sipil di kecamatan, memaksimalkan peran pelayanan terpadu Kecamatan (PATEN) dan Sumbawa Care yakni masyarakat bertanya, bupati menjawab (MBBM).

Kedua, peningkatan layanan kesehatan dan ambulance desa. Peningkatan layanan kesehatan akan menjadi prioritas Mo-Novi dengan memastikan seluruh desa di Kabupaten Sumbawa memiliki ambulance sendiri.

Ketiga, menjamin ketersediaan bibit berkualitas, pupuk, kestabilan harga, bantuan peralatan bagi nelayan dan pengembangan teknologi pertanian, perikanan dan peternakan. Keempat, menggratiskan label BPOM, label halal, jaminan pemasaran bagi UMKM, bantuan kemandirian bagi komunitas milenial dan pelaku ekonomi kreatif start up dan e-commerce. Kelima, membuka 10 ribu lapangan kerja, pelatihan serta sertifikasi gratis bagi tukang batu, kayu, las, besi dan listrik. Keenam, pelayanan masyarakat satu pintu di tingkat kecamatan. Ketujuh, pemberian insentif bagi guru ngaji, petugas rumah ibadah, RT/RW, Linmas dan petugas Posyandu. Kedelapan, pengembangan pariwisata sejarah dan budaya Sumbawa. Kesembilan, peningkatan layanan air bersih dan rehabilitasi jaringan diatribusi PDAM. Terakhir, kesepuluh, memantapkan infrastruktur wilayah seperti jalan, irigasi dan tempat pembuangan akhir sampah (TPA). (SR/Advertorial)

iklan bapenda
Baca Juga  Solusi di Tengah Pandemi, MO-NOVI Bentuk Kampung Digital, Hadirkan Wifii Gratis