Resmi Dibuka, TMMD di Jotang Empang Mulai Dilaksanakan

oleh -3 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22/9/2020)

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun 2020 di Desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, segera dimulai. Hal ini ditandai dengan pembukaan kegiatan yang mengusung tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri” di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (22/9/2020) pagi. TMMD ke-109 tahun 2020 Desa Jotang, Kecamatan Empang tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa yang diwakili Sekretaris Daerah Drs. H. Hasan Basri, MM.

iklan bapenda

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa mengatakan, bahwa TMMD merupakan salah satu solusi bagi pemerintah daerah, dalam upaya meningkatkan percepatan pembangunan, utamanya daerah-daerah yang masih dikategorikan tertinggal, terisolir (terpencil), perbatasan dan kumuh perkotaan. Bupati berharap, operasi TMMD yang akan dilaksanakan selama tiga puluh hari kedepan, dapat mencapai hasil yang maksimal, sebagaimana sasaran-sasaran yang ingin dicapai. Sasaran-sasaran tersebut ungkap Bupati, antara lain, untuk tumbuh kembangnya kesamaan visi misi antar aparatur pemerintah di daerah, dan para tokoh masyarakat secara terpadu dan melembaga, dalam memberdayakan masyarakat dan lingkungan. Selain itu lanjut Bupati, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat di daerah, menuju masyarakat yang semakin sejahtera dan mandiri, serta memiliki ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi setiap hakikat ancaman.

Ditambahkannya, sasaran TMMD lainnya, yakni meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang tercermin adanya tertib hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Meningkatkan wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara, dan menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan rasa kekeluargaan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerah, juga salah satu tujuan TMMD,” ujar Bupati.

Baca Juga  Wagub Ingatkan Kabupaten-Kota Sosialisasi Pemilahan Sampah

Selaku pimpinan daerah Kabupaten Sumbawa, Bupati bersyukur, karena tujuan dilaksanakannya operasi TMMD adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun non fisik, dan memantapkan kemanunggalan TNI-rakyat, dalam rangka menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh.

Sementara Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Dansatgas mengatakan, kegiatan TMMD resmi dimulai pada tanggal 22 September sampai 21 Oktober 2020 ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan proyek pekerjaan dari Bupati Kabupaten Sumbawa kepada Dandim 1607/Sumbawa. Sasaran fisik TMMD 109 ini meliputi pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) yang menghubungkan Dusun Jotang dengan Dusun Satowe Berang sepanjang 1.100 meter dengan lebar 4 meter termasuk pembuatan jembatan ukuran 5×5 meter. Kemudian pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter, pembuatan 1 unit musholla seluas 9×8 meter termasuk MCK 3×2 meter dan tempat wudhu 3×2 meter serta rehab 5 unit RTLH. Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan, Kamtibmas, Hukum, Pertanian, Pelayanan KB, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Kehutanan, Narkoba, dan Peternakan yang akan diisi oleh instansi terkait. Termasuk edukasi sosialisasi SOP Protokol Covid-19.

Dandim mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah mendukung program TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa. “Semoga TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa sepenuhnya dapat berjalan dengan baik,” kata Dandim.

Baca Juga  Lion Terbangkan 166 Keluarga Korban dari Pangkalpinang ke Jakarta 

Di bagian lain Dandim menyampaikan, upacara pembukaan tidak dilaksanakan guna mencegah dan mengikuti protokol Covid-19 dalam rangka pencegahan virus Corona. “Kami tidak melaksanakan upacara pembukaan untuk kegiatan TMMD 109 kali ini. TMMD akan berlangsung selama 30 hari, tanpa upacara resmi hanya ditandai dengan penandatangan dan penyerahan proyek pekerjaan,” jelas Dandim.

Ini sesuai instruksi dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andhika Perkasa yang memerintahkan seluruh satuan TNI AD untuk membatasi kegiatan yang melibatkan orang banyak. “Selama proses TMMD berlangsung personel yang terlibat dalam Satgas TMMD, kami perintahkan untuk menerapkan protokol pencegahan Covid-19, dengan selalu mencuci tangan sebelum dan setelah bekerja, selalu memakai masker dan menghindari kontak fisik orang per orang serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, vitamin dan istirahat yang cukup,” tandasnya. (SR)

 

iklan bapenda