Tim Sensus Day Sumbawa 2020, Temukan Orang Gila dan Gelandangan

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17/9/2020)

Sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Penduduk 2020, tanggal 15 September 2020 ditetapkan menjadi Sensus Day 2020. Secara nasional dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Sensus Day yang dilaksanakan setiap event Sensus Penduduk dihajatkan sebagai time line acuan pencacahan terhadap sasaran penduduk di luar formasi pencacahan normal. Walaupun di tengah suasana pandemi Covid-19, pelaksanaan Sensus Day terus diupayakan secara konsisten dengan menggunakan protocol kesehatan yang ditetapkan. Demikian disampaikan Kepala BPS Kabupaten Sumbawa, Agus Alwi sesaat sebelum pemberangkatan Task Force Census Night 2020 yang akan mendata para penduduk jalanan atau tunawisma, Selasa (15/9) malam di Halaman Kantor BPS Kabupaten Sumbawa.

iklan bapenda

Lebih lanjut Agus menyebutkan, rangkaian Sensus Day sebagai salah satu kegiatan Sensus Penduduk 2020 melakukan pencacahan penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal (tunawisma) dan awak kapal. Task Force Sensus Penduduk 2020 melakukan pencatatan sesuai daftar SP2020 dalam program sensus penduduk yang sampai saat ini sedang berlangsung, terus memastikan tercatatnya seluruh penduduk. “Sebagai bagian integral dari kegiatan Sensus Penduduk 2020, Sensus Day Kabupaten Sumbawa, BPS Kabupaten Sumbawa bersama Tim ingin memastikan penduduk sesuai karakteristik sasaran Sensus Day tetap mengikuti sensus penduduk meskipun mereka tidak memiliki tempat tinggal tetap karena mereka ini bagian dari penduduk Indonesia sehingga tetap harus dicatat,” ujar Agus.

Turut dalam kegiatan Sensus Day yang dikemas dalam Census Night 2020 antara lain Kepala Dinas Kominfotik, Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfotik, unsur Dinas Sosial, Satpol PP Kabupaten Sumbawa serta unsur Polres Sumbawa.

Baca Juga  Tim Sergap Mabes TNI ke Sumbawa Pantau Serapan Gabah Petani

Pelaksanaan ini pada tanggal 15 September malam sampai 16 September dinihari pada lokasi-lokasi yang harus didatangi Tim yang dipimpin langsung Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa. Lokasi penyisiran Sensus Day ini dimulai dari Pelabuhan Badas untuk pendataan petugas kapal dan ABK serta penumpang. Kemudian dilanjutkan dengan keliling tempat umum dalam kota yaitu pinggiran jalan, emperan toko, pasar-pasar dan terminal. Dari pelaksanaan kegiatan ini telah diidentifikasi beberapa temuan di antaranya terdatanya seluruh awak kapal yang sedang berlabuh di Pelabuhan Badas dan beberapa gelandangan yang sebagian besar Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Temuan ODGJ dari hasil penyisiran ditemui di emperan toko di wilayah Pasar seketeng, Terminal Sumer Payung dan di depan Rumah Sakit Umum Daerah. Terhadap temuan ODGJ langsung menjadi atensi Dinas Sosial untuk didata dan ditindaklanjuti dengan intervensi yang relevan. Sensus day ini juga menyasar penduduk yang menetap di dalam terminal yang sehari-hari langsung berjualan di tempat tersebut. Pendataan ini sebagai langkah singkronisasi walaupun secara administrasi memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan juga akan diverifikasi oleh petugas sensus.

Untuk diketahui, saat ini BPS sedang melakukan tahapan Sensus Penduduk 2020 yaitu pencacahan lapangan yang melakukan sensus penduduk secara langsung ke Satuan Lingkungan Setempat (SLS) untuk memfasiltasi pencacahan dengan kuesioner dari rumah ke rumah untuk pencacahan warga yang belum mengikuti sensus penduduk secara online atau daring. “Atas nama pimpinan dan pemerintah daerah, kami sampaikan terima kasih kepada BPS Kabupaten Sumbawa dan seluruh unsur Task Force Sensus Penduduk 2020 atas terselenggaranya kegiatan ini. Para penduduk jalanan atau tuna wisma juga warga Negara yang harus dipastikan terdata kependudukannya, siapapun dia agar juga dapat  terayomi oleh Negara,” pungkas Kadis Kominfotik Sumbawa Rachman Ansori usai kegiatan Census Night 2020, seraya menghimbau secara bersama menyukseskan Sensus Penduduk 2020 di Kabupaten Sumbawa. Pelaksanaan tahapan sensus penduduk secara langsung atau Sensus Penduduk September ini targetnya bisa diselesaikan dalam waktu 1-30 September 2020. (SR)

iklan bapenda