Home / HukumKriminal / Bawa shabu dari Aceh, Jaringan Antar Provinsi Dibekuk di Praya

Bawa shabu dari Aceh, Jaringan Antar Provinsi Dibekuk di Praya

MATARAM, samawarea.com (14/9/2020)

Jaringan narkoba antar provinsi kembali diungkap Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB. Dalam pengungkapan itu, tim membekuk pria asal Desa Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang Provinsi Aceh berinisial HS (27). Tersangka hendak mengedarkan sabu di NTB.

Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Helmi Kwarta KR., S.I.K. dalam keterangan persnya, mengatakan, pengungkapan ini sebagai bentuk komitmen pihaknya dalam merespon informasi masyarakat yang tidak menginginkan NTB sebagai lokasi peredaran barang haram tersebut. “Sudah sering saya katakan, tidak ada tempat bagi para pengedar, bandar, dan siapa saja yang membantu peredaran narkoba apapun bentuk dan jenisnya di wilayah hukum NTB,” tegas Kombes Helmi Kwarta.

Pamen Polri itu menegaskan, penangkapan terhadap pelaku peredaran narkoba lintas provinsi asal Aceh ini, merupakan kasus yang kesekian kalinya yang berhasil diungkap Ditresnarkoba Polda NTB. “Ini adalah pengungkapan yang kesekian kalinya dari peredaran narkoba lintas provinsi, khususnya dari Provinsi Aceh,” ungkapnya.

Karena itu Ia mengingatkan para bandar dan pengedar narkoba untuk tidak coba-coba berniat  mengedarkan narkoba di wilayah NTB. “Berniat saja jangan apalagi melakukan. Kalau kalian ngotot, maka kalian akan saya jebloskan ke tempat yang tidak enak bagi kalian, penjara,” tandasnya.

Lebih jauh Dirresnarkoba Polda NTB menjelaskan, penangkapan kali ini dilakukan Tim Opsnal Ditresnarkoba dipimpin AKP I Made Yogi Purusa Utama, SIK di sebuah hotel wilayah Kabupaten Lombok Tengah. “Pelaku ditangkap pukul 17.30 Wita di kamar 06 salah satu Hotel di Kota Praya. Dimana saat itu pelaku akan melakukan transaksi narkoba jenis sabu,” ujarnya.

Setelah dilakukan penggeledahan badan dan barang bawaan yang disaksikan petugas dan pemilik hotel, Tim Opsnal menemukan butiran bening yang diduga narkoba jenis sabu, yang dikemas dalam sebuah klip plastik ukuran besar dan disimpan di koper di antara lipatan pakaian. “Barang bukti narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan dari pelaku asal Aceh ini, setelah ditimbang memiliki berat bruto 44,30 gram. Coba dibayangkan, kalau satu gram dialokasikan untuk satu orang, maka sudah berapa orang generasi NTB yang sudah kita selamatkan dari pengungkapan ini,” jelasnya.

Adapun barang bukti lain yang diamankan dari pelaku adalah satu buah koper, dua unit handphone masing-masing satu HP lipat merk Samsung dan Samsung Android serta uang tunai sejumlah Rp 667.000. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancam pidana paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (SR)

Lihat Juga

Curi Motor di Café, Pelaku Ditangkap Saat Main Bilyard

DOMPU, samawarea.com (22/9/2020) Aksi curanmor di wilayah hukum Polres Dompu tidak pernah berhenti. Namun demikian, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *