Jika Dipecat, Jalo Melawan dan Siap Gugat PKS

oleh -12 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7/9/2020)

Ancaman sanksi dari PKS terhadap sikap politiknya yang berseberangan karena mendukung pasangan selain Mo—Novi di Pilkada Sumbawa, ditanggapi santai Salamuddin Maula. Sebab selaku kader PKS, sikap politiknya mendukung pasangan Nur—Salam, tidak salah. “Silakan kirim surat pemecatan ke saya. Begitu saya terima, saya langsung ke Pengadilan melakukan gugatan,” tegas Jalo—akrab Kader PKS ini disapa menanggapi sikap PKS, Senin (7/9/2020).

Jalo mengaku siap diapakan saja, namun haknya melawan untuk membela diri. Ia beralasan tidak mendukung yang diputuskan PKS karena bukan dari kalangan kader. Justru DPD PKS Sumbawa tidak konsisten terhadap hasil Pemilihan Umum Internal (PUI) yang menetapkan mengusung kader sendiri. Saat itu PKS mengusung Dr. Andi Tirta M.Sc sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati Sumbawa. Namun sesuatu dan lain hal, PKS mengusung orang yang bukan Andi Tirta.

Bagaimana dengan sikap kader yang seharusnya Sami’na wa atho’na, yaitu taat terhadap apapun keputusan partai ? Jalo menyatakan bahwa sikap taat itu ketika proses dan keputusannya benar. Jika tidak benar maka tidak wajib untuk ditaati. Yang dia yakini bahwa partai politik merupakan kawahcandradimuka untuk jabatan politik di suatu daerah atau negara. Karena itu tidak ada alasan bagi partai untuk tidak mendukung kadernya. Lalu mengapa mengambil sikap mendukung Nur Salam ? Jalo menjawab singkat, karena pasangan tersebut adalah kader partai politik. “Sekali lagi saya tegaskan, jika ada surat pemecatan, saya gugat. Saya sebagai kader selama ini punya andil membidani dan membesarkan partai ini lahir di Sumbawa,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Pol PP Temukan Baliho Pasangan Calon Sumbawa Terpasang di KSB