Enggan Jadi Partai Pendukung, PKB Tarik Diri dari Mo—Novi

oleh -7 views
bankntb

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (26/8/2020)

Pendaftaran pasangan Drs. H. Mahmud Abdullah—Dewi Noviany S.Pd., M.Pd di KPU Sumbawa, tanpa menyertakan PKB. Pasangan yang disingkat Mo-Novi ini hanya mengajukan tiga SK B.1-KWK dari tiga partai politik yaitu PKS, Nasdem dan Golkar. Pasalnya PKB yang sejak awal mendukung Mo—Novi belum dapat menunjukkan B.1-KWK, meski KPU dan Bawaslu Sumbawa sudah menskor waktu pendaftaran hingga pukul 14.00 Wita, yang sebenarnya dijadwalkan dari pukul 09.00 hingga 11.00 Wita.

PKB justru memperlihatkan B.1-KWK pasca penetapan pendaftaran Mo-Novi yang dinyatakan memenuhi syarat. Meski demikian Mo—Novi tetap menyatakan PKB menjadi bagian dari koalisi partai dengan status sebagai pendukung bukan pengusung. Hal inilah yang membuat jajaran PKB Kabupaten Sumbawa meradang.

Sekretaris DPC PKB Sumbawa, Zakariah Surbini yang dicegat wartawan di Kantor KPU Sumbawa, Kamis (4/9) menyatakan mereka tidak pernah berbohong. Sejak awal dia mengatakan B.1-KWK PKB yang mengusung Mo—Novi dalam perjalanan dari Jakarta dan sampai di Mataram, Kamis (4/9) pagi tadi. Dari Mataram menuju Sumbawa, pihak DPP yang diwakili Kepala Sekretariat DPW PKB NTB, Ali Sukro menggunakan jalur darat karena pesawat delay. Pukul 14.00 Wita, tim yang membawa dokumen tersebut sudah berada di wilayah Kecamatan Badas. Namun karena pasangan Mo—Novi tak sabar, sehingga pendaftaran dilakukan tanpa PKB. “Kami tidak berbohong dan tidak pernah membohongi siapa-siapa. Ini hanya terlambat waktu saja. Dan kami sejak awal merapat ke Mo Novi, bahkan sampai tadi kami berjuang di dalam ruangan KPU, di lapangan juga demikian. Tapi sayang tidak diindahkan dan tidak dihargai,” sesalnya.

Baca Juga  PKPI KSB Segera Buka Pendaftaran Caleg

Karena pasangan Mo—Novi sudah mendaftar, Jack Surbini—sapaan akrabnya, berarti PKB tidak lagi menjadi partai pengusung. Dan pengurus PKB Kabupaten sudah diperintah DPP bahwa jika tidak menjadi partai pengusung, maka PKB angkat kaki dari Mo—Novi. Ini artinya, PKB berpeluang besar merapat ke pasangan calon lain. “Sangat bisa ke calon karena masih ada waktu dua hari lagi untuk berkomunikasi dengan para calon, maupun konsolidasi dengan jajaran internal,” tandasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda