Terima B1-KWK dari Golkar, Mo—Novi Aman dan Siap Mendaftar

oleh -11 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (31/8/2020)

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) menandatangani sekaligus menyerahkan Formulir Model B.1-KWK untuk pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah—Dewi Noviany M.Pd, di Kantor DPP Golkar Jalan Anggrek Nelly Murni X1 Slipi-Jakarta, Senin (31/8/2020). Model B.1-KWK bernomor: B1 KWK-152/DPP/GOLKAR/VIII/2020  yang ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen, Lodewijk. F. Paulus ini, diserahkan langsung kepada Dewi Noviany yang mewakili pasangan Mo—Novi oleh Gede Sumarjaya Linggih (Ketua DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Bali Nusra) didampingi Ir. Hj. Sari Yuliati MT (Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar). Formulir B.1-KWK ini merupakan tiket bagi pasangan tersebut untuk mendaftar ke KPU Kabupaten Sumbawa. Sebab dokumen ini menjadi salah satu persyaratan wajib untuk memenuhi kelengkapan administrasi saat pendaftaran.

amdal

Ketua Tim Sukses Mo-Novi, Sambirang Ahmadi S.Ag., M.Si yang dihubungi samawarea.com malam ini, mengaku bersyukur dengan diterimanya B.1-KWK dari partai Golkar. Artinya, pasangan berjargon “Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban” ini sudah aman untuk mendaftar ke KPU Sumbawa. Sebelumnya sebut Ketua Komisi III DPRD Provinsi NTB ini, Mo—Novi sudah mengantongi B.1-KWK dari PKS dan Nasdem. Sekarang masing menunggu B.1-KWK dari PKB dan Partai Berkarya. “Intinya sudah aman, tinggal mendaftar saja,” ujar Sambirang.

Ia berharap dengan telah terpenuhinya persyaratan pendaftaran bakal pasangan calon, tim koalisi dan para relawan tetap kompak dan semakin semangat bergerak mewujudkan Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban. Ditanya kapan pendaftaran Mo-Novi ke KPU Sumbawa, Sambirang menyatakan rencana awal pasangan yang diusung PKS, PKB, Nasdem, Golkar dan Berkarya ini akan mengambil kesempatan pertama di hari pertama, yakni tanggal 4 September 2020. “Untuk kepastiannya besok kita rapatkan,” pungkasnya.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Sumbawa Kecewa Hasil Pembangunan IGD

Ancam Bangkucadangkan Kader yang Membelot

Sementara itu di tempat berbeda, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan akan memberikan sanksi tegas terhadap pimpinan DPRD, fraksi, ataupun kadernya yang membelot dukungan kepada pasangan lain pada Pilkada Serentak 2020. Peringatan itu disampaikan Airlangga saat acara Bimbingan Teknis Pendidikan Politik Partai Golkar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan dalam rangka Pilkada Serentak 2020. Bahkan, Airlangga menegaskan akan mengganti pimpinan DPRD atau pimpinan fraksi yang tidak bekerja atau mendukung calon lain yang bukan diusung oleh Partai Golkar pada Pilkada 2020. “Kalau main bola, ‘kan ada bangku cadangkan, lalu diganti pemain baru. Nanti dari bangku cadangan, bisa dikembalikan ke lapangan atau disuruh dia masuk ke ruang ganti. Jadi, ini sikap tegas dari DPP,” tandasnya.

Meski demikian, Golkar memastikan para kadernya solid mendukung pasangan calon yang diusung pada pilkada mendatang. Menurutnya, tolak ukur keberhasilan suatu partai politik adalah kemenangan. (JEN/SR)

 

iklan bapenda