Kesal Ditagih Hutang, Wanita Asal Medan Melukai Tiga Orang Pria

oleh -2 views
bankntb

MATARAM, samawarea.com (26/8/2020)

MS (23) wanita asal Medan Sumatera Utara seketika mengamuk dan melukai tiga orang menggunakan Cutter. Tindakan yang dilakukan MS karena kesal setelah ditagih hutang oleh pemilik kos yang juga menjadi korbannya. MS pun ditangkap dan kini menjalani proses oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram. “Kami sudah mengamankan pelaku yang menyebabkan tiga orang terluka termasuk pemilik kos tempat pelaku tinggal,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa, Rabu (26/8).

amdal

Dikatakan AKP Kadek, penyebab kasus penganiayaan ini cukup sepele. Berawal ketika korban menagih hutang ke pelaku. Hutang pelaku hanya Rp 50 ribu untuk bayar makan di tempat kos milik salah satu korban yang berlokasi di Jalan Mekar Sari Lingkungan Gedur, Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Alih-alih membayar hutangnya, pelaku masuk ke kamar dan mengambil pisau cuter lalu menyerang korban. Korban sempat menyiapkan bambu besar untuk mengantisipasi serangan. Tapi gerakan pelaku lebih cepat dan mengenai tangan kiri korban. ‘’Hutangnya itu hanya Rp 50 ribu untuk membayar makan di kantin kos-kosan. Tapi dia langsung menyerang korban,’’ kata Kasat Kadek.

Setelah melukai pemilik kos, pelaklu bergegas kabur. Dua orang rekan korban yang mencoba menghentikan pelaku ikut menjadi sasaran. Sabetan cuter melukai keduanya. Ketiga korban pun bersimbah darah. ‘’Salah satu korban sempat dioperasi di rumah sakit. Karena pelaku mengamuk makanya ini ada tiga orang lelaki jadi korbannya,’’ sebut Kadek.

Baca Juga  Jalan Lingkar Utara Alas Segera Dibangun, Pemilik Lahan Dikumpulkan

Sekilas terlihat, pelaku bertubuh mungil. Tapi siapa sangka wanita yang datang ke Mataram untuk bekerja itu beringas melukai korban. Kadek menyampaikan, dari hasil pemeriksaan pelaku bertempramen tinggi, mudah marah dan nekat. ‘’Dia tidak ada kelainan. Tapi tempramen orangnya. Padahal cuma ditagih hutang. Pelaku baru sekitar 1 tahun di Mataram. Dia cari kerja disini,’’ ungkap Kadek.

Sejumlah barang bukti diamankan petugas. Mulai dari 1 buah pisau cutter warna merah, sapu lantai, bambu dengan panjang 2 meter, dan selembar uang Rp 50 ribu. Akibat perbuatannya wanita tersebut dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman di atas 2 tahun penjara. (SR)

iklan bapenda