Pemuda Muhammadiyah Diingatkan Netral di Pilkada Sumbawa

oleh -2 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22/8/2020)

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengingatkan bahwa pada Bulan Desember mendatang, Kabupaten Sumbawa akan menggelar suatu agenda penting, yaitu agenda politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa periode 2021-2026. Pada momentum inilah, independensi pemuda Muhammadiyah akan diuji. Dan independensi tersebut baru akan diakui ketika Pemuda Muhammadiyah tidak “membebek” dan “mengekor” pada kandidat atau bahkan parpol tertentu yang akan berlaga dalam Pilkada. “Saya percaya, sejak kelahirannya pada tahun 1932 lalu, hingga kini, Pemuda Muhammadiyah telah mampu membuktikan dirinya sebagai organisasi ummat yang menjadikan independensi sebagai sebuah sikap dan prinsip yang tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun,” kata Wakil Bupati yang akrab disapa Haji Mo’ saat membuka Musyawarah Daerah IV Pemuda Muhammadiyah Sumbawa di Aula Sribonyo Universitas Samawa (UNSA), Sabtu (22/8/2020).

amdal

Karena itu, Wabup mengajak seluruh anggota Pemuda Muhammadiyah untuk menjadi relawan pengawal Pilkada sekaligus sebagai corong tegaknya demokrasi yang adil, berintegritas serta tidak diwarnai oleh politik transaksional maupun politisasi SARA. Ia juga mengajak Pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi kaum millenial agar memahami faktor pengganggu dalam pesta demokrasi, seperti hoaks (berita palsu) dan juga hate speech (ujaran kebencian). Pemuda Muhammadiyah dapat turut serta memerangi hoaks dan hate speech dengan memberikan informasi yang benar dan bertanggung jawab sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. “Memerangi hoaks dan hate speech serta menjaga kondusifitas daerah bukan hanya tugas aparat semata, melainkan semua elemen masyarakat. Kita semua berkewajiban mensosialisasikan kepada masyarakat bahaya hoaks dan hate speech serta ancaman pidananya, agar kita semua tidak menjadi korban, terutama di era digital seperti saat ini,” pungkasnya.

Baca Juga  Presiden Jokowi Blusukan di Kota Seoul

Sementara Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa, H. Faisal Salim S.Ag, meyakini bahwa Pemuda Muhammadiyah Sumbawa terus menjadi bagian dari yang menyuplai masa depan yang berkemajuan bagi umat dan bangsa. Pemuda Muhammadiyah Sumbawa juga diyakini makin maju dan berkembang serta bersama-sama berjuang, menguatkan solidaritas, menebar kebaikan dan mencerahkan semesta. “Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pribadi yang “Radikal” yaitu RAmah, terDIdik dan beraKAL,” kata Faisal saat memberikan sambutannya.

Di bagian lain, Ustadz Faisal sepakat dengan Wakil Bupati Sumbawa bahwa Pemuda Muhammadiyah dapat menjaga independensi gerakan dan meneguhkan ideology Islam Berkemajuan, serta harus mengembangkan potensi kader dalam berbagai bidang terutama bidang ekonomi wirausaha, pendidikan dan politik kebangsaan. “Pemuda Muhammadiyah Sumbawa agar tetap netral, tidak terlibat dalam politik kepartaian dan kekuasaan tapi moralitas kebangsaan Pemuda Muhammadiyah juga tidak boleh apatis. Pemuda Muhammadiyah harus terlibat sebagai kekuatan masyarakat sipil yang mengawal proses politik. Untuk memperkuat demokrasi dan mengontrol pemerintahan agar tetap sesuai konstitusi,” tegasnya, seraya menyampaikan selamat menggelar Musda dan berharap tetap amanah serta menjaga marwah Pemuda Muhammadiyah Sumbawa. (JEN/SR)

iklan bapenda