Bawaslu Sumbawa Nilai Proses Coklit Belum Maksimal

oleh -4 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20/8/2020)

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa menilai pelaksanaan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan KPU Sumbawa, masih belum maksimal. Pasalnya masih terdapat puluhan rumah yang tidak didatangi dan tidak dilakukan Coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Hal ini terungkap dalam Rapat Pembahasan Hasil Pengawasan Pelaksanaan Coklit di Kantor Bawaslu, Selasa (18/8/2020) lalu. Rapat internal yang dihadiri Ketua dan seluruh Pimpinan Bawaslu, Koordinator Sekretariat dan beberapa staff divisi pengawasan.

amdal

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumbawa, Syamsihidayat, S.IP mengakui hal itu. Ini diketahui setelah jajarannya melakukan audit terhadap proses coklit. Dari hasil ini masih terdapat puluhan rumah yang tidak didatangi oleh PPDP. Karenanya coklit tersebut tidak dapat memastikan proses pemutakhiran daftar pemilih pemilihan 2020 sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan Pemilihan serentak. Selain masalah rumah yang belum di coklit, Bawaslu juga menemukan fakta lain dari proses ini.  Ditemukan sebanyak 1.184 pemilih yang nyata-nyata telah dicoret dan dinyatakan TMS pada Pemilu 2019, namun kembali terdaftar dalam Daftar Pemilih Model A-KWK Pemilihan 2020. Demikian juga ditemukan 111 pemilih yang nyata-nyata telah memiliki hak pilih dengan Memenuhi Syarat dalam Pemilu 2019 serta terdaftar dalam DPK pada Pemilu 2019, namun tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Model A-KWK Pemilihan 2020. “Dari keseluruhan proses pengawasan kami dan terhadap rumah yang belum dicoklit, kami melalui Panwascam akan memberikan saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Sumbawa dalam hal ini PPK untuk melaksanakan Coklit terhadap rumah-rumah yang belum didatangi sebagaimana yang diatur dalam Pasal 1 ayat 25 PKPU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih dalam Pemilihan yaitu melakukan pemutakhiran data pemilih dengan bertemu pemilih secara langsung dan berdasarkan perbaikan dari rukun tetangga/rukun warga atau nama lain dan tambahan pemilih,” paparnya.

Baca Juga  Lokasi di Bukit, Puskesmas Batulanteh akan Direlokasi

Saran dan Perbaikan ini lanjut Syamsi, dimaksudkan untuk menjamin hak pilih warga pada Pilkada Sumbawa Tahun 2020 sekaligus mewujudkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir dan komprehensif sekaligus mengurangi potensi penggunaan daftar pemilih yang dilarang dalam pemilihan di masa pandemic ini. (SR)

 

iklan bapenda