Bangun TDC Desa, PT OMT UTS Bersama Pemprov dan Perbankan Teken MoU

oleh -7 views
bankntb

MATARAM, samawarea.com (20/8/2020)

Pemprov NTB, PT. Gerbang NTB Emas (GNE), Mahadesa, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank NTB Syariah, Perusda Sumbawa, dan PT. Olat Maras Teknologi (OMT), melakukan penandatanganan MoU Pembangunan TDC Desa, Senin (17/8/2020). Penandatanganan itu berlangsung di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat. PT. OMT merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Kampus (BUMK) Universitas Teknolologi Sumbawa (UTS) yang bergerak di berbagai bidang. Di antaranya ada OMT Press, OMT Farm, OMT Power, OMT Construction, BALE OMT IT, OMT Tecno-Pioneer dan OMT Retail. Kegiatan yang masuk dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT RI Ke 75 ini merupakan langkah lanjutan dari Program Merdeka, Program Desa Binaan UTS yang telah diluncurkan pada 12 Agustus 2020 lalu.

amdal

Program Desa Binaan ini nantinya meliputi 4 program utama, di antaranya; One Village One Product, Desa Digital, Desa Wisata, dan Desa Rapi Administrasi. Misalnya, melalui program ini diharapkan minimal setiap desa memiliki satu produk yang bisa dikembangkan. Kemudian melalui PT. OMT dan atau UTS, produk ini diharapkan bisa masuk dalam sistem TDC nantinya. Program Mahadesa Trade and Distribution Centre (TDC) yang dikembangkan oleh PT. Gerbang NTB Emas akan membentuk tatanan baru yang positif. Ditambah lagi bergabungnya Perusda Sumbawa dan PT. Olat Maras Teknologi akan menjadi ‘man power’ penting untuk program Mahadesa TDC ini di wilayah Pulau Sumbawa.

Baca Juga  Hukum Murid Bandel, Sekolah Takut Dipolisikan

Program tersebut selain memperkuat infrastruktur perekonomian di desa, juga diharapkan mampu mengangkat berbagai produk IKM/UKM lokal untuk bisa bersaing, tidak hanya menjadi tuan di negerinya sendiri, tetapi juga dipasar nasional dan global. Untuk itu, Mahadesa TDC akan didukung sistem pemasaran terintegrasi (integrated marketing) berbasis digital.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyebut inovasi teknologi sebagai syarat utama untuk mewujudkan kemandirian IKM/UKM lokal. “Inovasi teknologi akan berhasil, jika didukung oleh 5 aspek turunannya yaitu, data permintaan pasar (Big data supply-demand), Industrialisasi Produk, pemberdayaan dan kolaborasi, akses dan transaksi keuangan serta pasar yang terintegrasi,” ungkapnya.

Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D menyambut hal ini sebagai langkah positif. “MoU TDC ini merupakan langkah nyata dalam menyukseskan program desa binaan yang telah diinisiasi oleh UTS. Bahwa program ini bukan sekedar isapan jempol, tetapi akan menjadi fokus UTS dalam sinerginya memajukan dan mengembangkan desa, dan tentunya peningkatan kapasitas mahasiswa dalam praktek keilmuan mereka. Desa bisa menjadi mandiri, kesejahteraan masyarakat meningkat. Semua pihak mengambil hal positif dengan adanya program,” beber Bang Irul—sapaan Rektor muda ini.

Bang Irul menambahkan, program Mahadesa ini akan membuat pola kerjasama antara BUMDes sebagai pendata kebutuhan masyarakat dengan UTS melalui OMT sebagai distibutornya. Sehingga, jika produk yang dihasilkan oleh desa bisa masuk dalam sistem TDC ini memungkinkan produk tersebut bisa didistribusikan ke semua tempat dalam skala besar dan luas, di samping kebutuhan lainnya (contoh, sembako).

Baca Juga  14 Hari di Pusat Karantina Terpadu, Belasan Warga Batu Rotok Dipulangkan

Di bagian lain, Direktur Utama PT. Olat Maras Teknologi (OMT) Royaldo Gia Pratama, menambahkan sistem bisnis yang dikembangkan melalui program Mahadesa ini akan memanfaatkan seluruh BUMDes sebagai perpanjangan tangan melakukan pendataan kebutuhan masing-masing rumah tangga. Kebutuhan tersebut misalnya beras, minyak goreng, telur, sabun, dan sejenisnya yang ada di catalog. “Masyarakat akan mendapatkan kemudahan berbelanja. BUMDes pun tentunya mendapatkan benefit dari sistem ini. Rantai ekonomi dan bisnis dari tingkat provinsi, kabupaten/kota kemudian ke desa dan kelurahan akan terbangun kuat. Dan sama-sama akan mendapatkan manfaat ekonomi (keuntungan), OMT sendiri sebagai BUMK Universitas Teknologi Sumbawa mampu mensupport ‘kantong kiri’ kampus,” pungkasnya. (SR)

 

iklan bapenda