Atasi Kekeringan, ini Strategi Dinas Pertanian KSB

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (17/8/2020)

Kekeringan yang melanda Sumbawa Barat sangat berdampak pada lahan pertanian yang mengakibatkan sulitnya petani mendapatkan air untuk mengairi tanamannya. Melihat kondisi itu Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat membuat strategi dalam mengatasi kekeringan dengan pengaturan air dari hulu ke hilir dengan mengukur kebutuhan petani.

amdal

Ditemui samawarea.com belum lama ini, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat, Suhadi mengatakan kondisi pertanian saat ini sangat membutuhkan air akibat tidak adanya hujan membuat debit air yang mengalir di sungai sangat sedikit. Air sumur bor banyak yang kering. Untuk mengoptimalkan keberadaan air yang kurang agar jangkauannya lebih luas, pihaknya mengatur jalannya air agar merata tanpa harus mengorbankan petani yang ada di hulu. “Dalam mengatur jalannya air kita harus memastikan tanaman yang di hulu sudah cukup dengan air baru kita aliri ke blok lain,” katanya.

Namun dalam perjalanan ada saja sebagian petani di hulu enggan berbagi dengan petani lainnya karena ketakutan tanamannya mati. Hal ini membuat pihaknya agak kesulitan mengaturnya di lapangan. Padahal pihaknya selalu mengawasi tanaman petani untuk memperkirakan kebutuhan air tanamannya akan maksimal mendapat asupan air. Selain itu pihaknya maksimalkan sumur bor dan mesin mesin yang sudah dibagikan ke petani. Sebab masih ada sumur bor yang bisa disedot walaupun ada sebagian yang kering.

Baca Juga  Bhayangkari Peduli Korban Banjir Tarano

“Meski kita sudah maksimalkan semua strategi ada saja petani yang tanamannya mati akibat kurangnya air di musim tanam kedua ini. Namun petani padi di KSB semua sudah ikut asuransi yang dibiayai oleh pemerintah daerah sehingga petani yang gagal panen mendapat asuransi 6 juta rupiah per hektarnya dan saat ini sudah banyak yang saya tanda tangani untuk diurus pencairan asuransinya. Semoga apa yang kami lakukan saat ini dengan kondisi kekeringan ini masyarakat bisa mengerti dan kami sudah maksimal untuk membantu kesejahteraan petani,” pungkasnya. (HEN/SR)

 

iklan bapenda