Tak Puas Menikah Tiga Kali, Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

oleh -27 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18/8/2020)

ZD alias Tembeke (35) benar-benar tembeke. Meski sudah tiga kali menikah masih saja merasa tak puas dalam memenuhi nafsu birahinya. Baru saja menikah untuk ketiga kalinya tiga bulan yang lalu, Tembeke tega mencabuli anak tirinya yang masih berumur 5 tahun. Ini dilakukan dua kali. Kini pria yang berasal dari KSB dan tinggal di Buer Kabupaten Sumbawa ini harus berurusan dengan hukum. Dia ditangkap dan mendekam di balik jeruji besi, serta terancam hukuman seumur hidup.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Akmal Novian Reza SIK, Selasa (18/8), membenarkan adanya kasus pencabulan anak di bawah umur. Kejadiannya di rumah pelaku, 12 dan 13 Agustus 2020 lalu. Saat itu ZD dan istrinya bersama korban (SA) dan kakaknya yang berumur 9 tahun tidur dalam satu kamar. Malam itu (12 Agustus) pukul 01.00 dinihari, pelaku dan istrinya baru saja berhubungan badan. Setelah itu istrinya tidur, tapi pelaku masih bangun dan hanya memakai sarung. Tanpa sengaja pelaku melihat celana kolor korban yang molor sehingga tampak kemaluannya. Seketika birahi pelaku muncul. Pelaku mulai beraksi dengan cara menurunkan celana kolor korban selutut. Jari jemari pelaku mulai memainkan kemaluan korban. Ketika nafsunya memuncak, muncul keinginan menyetubuhi korban. Tapi karena terlalu kecil, pelaku mengurungkan niatnya. Rupanya aksi pelaku ini dilihat oleh kakak korban yang terjaga namun pura-pura tidur.

Baca Juga  Grebeg Kediaman Buruh Jagung, Polisi Temukan 2 Poket Shabu
Tersangka saat diperiksa Kanit PPA Reskrim Polres Sumbawa

Ternyata pelaku penasaran. Esoknya, pelaku kembali mengulangi perbuatannya. Aksinya sama, dimulai dari menggerayangi kemaluan korban. Tapi kali ini dia benar-benar memasukkan kemaluannya. Ketika hampir mencapai puncak, pelaku lari ke kamar mandi untuk mengeluarkan spermanya. Istri pelaku atau ibu korban terjaga setelah mendengar suara air. Saat membuka mata, istrinya melihat pelaku telanjang bulat di samping korban. Sempat ditegur tapi pelaku beralasan sedang membentulkan posisi tidur korban. Pagi harinya, baik pelaku maupun ibu korban, keluar mencari nafkah serabutan. Namun sepanjang jalan, sikap aneh pelaku terus terlintas di benak ibu dua anak tersebut. Akhirnya ibu korban pulang ke rumah, menanyakan kakak korban apakah melihat yang diperbuat ayahnya. Kakak korban mengaku tidak mengetahuinya, tapi malam sebelumnya sempat melihat pelaku menggerayangi kemaluan korban. Saat itu juga wanita ini membawa korban melaporkan pelaku ke Polsek Buer. Tak lama pelaku dijemput dan dalam pemeriksaan mengakui perbuatannya. Untuk penanganan lebih lanjut, penanganan kasus itu dilimpahkan ke Unit PPA Reskrim Polres Sumbawa. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Tembeke ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. “Kami menjeratnya dengan pasal 81 ayat (1) dan/atau ayat (2) dan/atau ayat (3) junto pasal 76 huruf d UU No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PP No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Ana, junto pasal 64 ayat 1 KUHP. Ancamannya minimal 10 tahun penjara dan maksimal 20 tahun. Tapi karena dilakukan berulang kali dan masih memiliki hubungan dimungkinkan lagi ancamannya seumur hidup,” pungkasnya. (JEN/SR)

NB: Tembeke (Bahasa Daerah Samawa) sebutan untuk jangkrik kecil yang lincah.

iklan bapenda