Keberatan Ditegur, Hajar Pedagang Hingga Babak Belur

oleh -5 views
bankntb

DOMPU, samawarea.com (14/8/2020)

Seorang pria berinisial US (35) dan tujuh pemuda lainnya asal Desa Manggeasi Kabupaten Dompu diamankan polisi, Kamis (13/8). US dkk diamankan karena melakukan penganiayaan dan pengerusakan barang milik seorang pedagang Muhammad Fathir (37) di Taman Kodim 1614 Dompu. Penganiayaan dilakukan US hanya gara-gara ditegur oleh M Fathir agar tidak ribut di Taman Kodim Dompu tempat ia berjualan sehari-hari. Kerena tidak terima ditegur, US melakukan penganiayaan dengan cara memukul korban dengan tangan sebanyak sekali. Tidak sampai di situ saja, US juga memukul korban dengan menggunakan gelas kaca pada bagian wajah, sehingga korban mengalami luka robek di kening, luka memar di wajah dan lecet di bagian hidung.

Kapolres Dompu melalui Paur Humas, AIPTU Hujaifah menjelaskan, awalnya, di Taman Kodim 1614 Dompu, seorang sales rokok bernama Fitri datang ke taman dengan seorang pria. Kemudian datang US menghampiri, dan saat itu terjadi cekcok mulut US dengan Fitri. Karena mendengar cekcok itu, Muhammad Fatir yang berdagang di lokasi datang menegur dan berniat melerai keduanya agar tidak mengganggu kenyamanan di taman. “Jangan ribut di sini kawan, gak enak ganggu pengunjung lainnya yang datang di sini,” kata M fathir.

Karena ditegur, US tidak terima dan meluapkan emosinya menganiaya M Fathir sehingga babak belur dan pingsan di lokasi kejadian. Tidak lama, datang sejumlah pemuda yang ternyata rekan US, melakukan pengerusakan satu buah kursi milik korban. Setelah melakukan penganiayaan, US dkk melarikan diri meninggalkan TKP. M Fathir pun langsung dilarikan ke RSUD terdekat oleh warga sekitar untuk mendapat penanganan medis. Usai kejadian, polisi bergerak cepat dan melakukan pendekatan terhadap keluarga US agar segera menyerahkan diri kepada polisi. Berkat komunikasi yang baik US dan tujuh teman lainnya berhasil menyerahkan diri ke Mapolsek Dompu. Mereka adalah US (35), ASP (19), MD (16), RS (16) FG (17), FR (19), AA (16), dan JAL (20). Usai mengamankan delapan terduga, polisi mendatangi TKP dan melakukan penggalangan terhadap keluarga kedua belah pihak agar tidak terjadi gangguan Kamtibmas. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Bus Rasa Sayang Terbalik, 8 Penumpang Terluka