Home / HukumKriminal / Kepergok di Arena Sabung Ayam, DPO Pencuri Ternak Ditangkap di Kebun Pisang

Kepergok di Arena Sabung Ayam, DPO Pencuri Ternak Ditangkap di Kebun Pisang

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (14/8/2020)

Setelah hampir dua bulan menghilang, SP (46) DPO kasus pencurian ternak dibekuk Tim PUMA Polres Sumbawa bersama Timgab Polsek Moyo Hulu, Kamis (13/8) kemarin. SP ditangkap di Desa Sebasang setelah kepergok di arena sabung ayam. Namun SP berhasil kabur dan akhirnya dibekuk di lokasi persawahan saat bersembunyi di pohon pisang.

Kapolres Sumbawa melalui Kasubag Humas, IPTU Sumardi, S.Sos, membenarkan penangkapan tersebut. SP ditangkap di wilayah persawahan di Desa Sebasang, Kecamatan Moyo Hulu. Penangkapan berawal dari informasi warga yang melihat SP tengah melintas dari Desa Lito menuju Desa Batu Tering. Polisi langsung menindaklanjuti informasi tersebut. Bersama Tim PUMA Polres Sumbawa, Tim dari Polsek Moyo Hulu yang dipimpin Kapolseknya, AKP I Gusti Made Suardika bergerak menuju lokasi perjudian sabung ayam. Melihat kedatangan polisi, para penjudi sabung ayam lari kocar kacir ke arah pegunungan, termasuk SP. Tim melakukan pengejaran dan berhasil menangkap SP yang bersembunyi di tengah kebun pisang. Dari tangan SP diamankan barang bukti satu unit sepeda motor. Sebelumnya polisi mengamankan tiga orang. Ketiganya sudah diproses secara hukum.

Seperti diberitakan, kasus pencurian ternak ini terungkap setelah warga menemukan seekor kerbau jantan yang sudah dalam kondisi dijagal di Dusun Bage Loka, Desa Lito, Moyo Hulu. Warga langsung bergerak setelah mendapat informasi bahwa pelaku utama berinisial SP berada di rumah salah seorang warga. Namun sebelumnya warga melaporkannya kepada kepala desa agar segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangkap para pelaku. Bersama Kapolsek Moyo Hulu AKP I Gusti Made Suardika, Kades dan anggota DPRD Sukiman menuju kediaman SP. Ternyata puluhan warga tengah melakukan sweeping mencari keberadaan SP. Kapolsek Moyo Hulu pun berupaya menenangkan warga agar tidak main hakim sendiri. Kapolsek meminta masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus itu kepada pihak kepolisian. Saat Kapolsek dan tim mengecek keberadaan SP, rumah dalam keadaan kosong. Ternyata SP sudah kabur. Tim Polsek Moyo Hulu mencoba melakukan penyisiran namun tidak membuahkan hasil. Pihak Polsek hanya mengamankan 4 orang komplotan dari SP yang kemudian dibawa ke Polsek. Massa dari Desa Lito yang mendengar bahwa pelaku ditangkap bergerak menuju Polsek Moyo Hulu. Tapi warga kecewa karena terduga pelaku utama berinisial SP, tidak ada di antara empat orang terduga tersebut. Warga pun sempat membuat situasi tak terkendali. Wakapolres Sumbawa, Kompol Faizan Wadi SH pun turun tangan untuk memberikan himbauan Kamtibmas. Situasi pun mereda, pasukan ditarik. (SR)

Lihat Juga

Tak Pakai Masker, Puluhan Orang di KSB Terjaring Operasi Yustisi

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (18/9/2020) Polres Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama TNI dan Pemerintah Derah setempat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *